Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bangli pun Dikepung Bencana, Rumah, Jalan Hingga Pura Rusak Parah

M.Ridwan • Selasa, 7 Februari 2023 | 09:00 WIB
AMBRUK: Sebuah bale di kawasan Pura remuk ambruk akibat disapu angin dan hujan (6/2/2023) pagi.
AMBRUK: Sebuah bale di kawasan Pura remuk ambruk akibat disapu angin dan hujan (6/2/2023) pagi.
BANGLI,radarbali.id – Sebanyak lima desa di Bangli mengalami bencana efek dari cuaca ekstrim yang terjadi beberapa waktu belakangan ini di Bali. Bencana alam tersebut mulai dari pohon tumbang yang menimpa bangunan pura hingga tanah longsor. Desa pertama yang terkena bencana tersebut adalah desa Tiga kecamatan Susut, Bangli. Pada Minggu (5/2) pukul 23.30 WITA pohon perindang yang tumbang dan melintang di tengah jalan raya. Akibatnya jalur Bangli-Kayuambua sempat tersendat.

Lalu pada Senin (6/2/2023) dinihari sebuah pohon Pule tumbang menimpa bangunan Palinggih Pura Puseh Penyungsungan Banjar Bujngan desa Tiga, Susut, Bangli rusak total. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. "Akan dilakukan upaya evakuasi setelah tanggal 13 Februari, karena dari hari ini ada Nyepi Adat Krama Buungan," kata Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar Kabupaten Bangli, I Wayan Wardana, Senin (6/2).

Lalu di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga, Bangli pada Senin (6/2) dinihari sebuah pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menimpa kandang ayam. Lalu di desa Yang Api, Tembuku, Bangli pada Minggu (5/2) pukul 23.30 WITA, sebuah pohon tumbang menghalangi badan jalan Bangli - Karangasem tepatnya dekat pasar Yang Api.

Pohon tersebut telah dievakuasi dan lalulintas kembali normal. Lalu di desa Songan, Kintamani pada hari Senin (6/2) sekitar pukul 08.30 wita, sebuah tebing batu longsor menerjang pemukiman warga dan menggangu akses jalan menuju Pura Segara. Beruntung saat kejadian pemilik rumah sedang tak ada di lokasi. Lalu yang terakhir di desa Penglumbaran pada Minggu (5/2) sekitar pukul 22.30 WITA

bangunan Bale Pesandekan di Pura Dadia Gelgel roboh dan rusak total. Hal itu merupakan akibat dampak hujan dan angin kencang yang mengguyur wilayah Bangli. "Kami menghimbau agar masyarakat seklaku waspada selama cuaca ekstrim ini.

Tetap Waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang," pungkasnya. (mar/rid)

  Editor : M.Ridwan
#pura remuk #bangli dikepung bencana #bencana alam #Dampak Hujan #jalan rusak