OJK Pasang Badan: Perbankan Indonesia Tetap Solid Meski Outlook Moody’s Berubah

Marsellus Pampur • Dipublikasikan Kamis, 26 Maret 2026 | 09:09 WIB

Ilustrasi aktivitas keuangan perbankan. (gambar digital gemini/radar bali)
Ilustrasi aktivitas keuangan perbankan. (gambar digital gemini/radar bali)

 

Radar Bali.id – Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa industri perbankan nasional, termasuk di Bali, saat ini dalam kondisi sangat tangguh alias solid.

Penegasan ini muncul sebagai respons atas revisi outlook negatif dari lembaga pemeringkat internasional seperti Moody’s dan Fitch terhadap bank-bank besar di Indonesia (Himbara).

Menurut Rae, revisi tersebut bukan disebabkan oleh buruknya kinerja bank, melainkan imbas dari perubahan outlook peringkat kredit sovereign Indonesia yang dipengaruhi dinamika makroekonomi global.

Data Bicara: Fondasi Kuat Perbankan Kita OJK merilis data per Januari 2026 yang menunjukkan angka-angka positif:

"Kinerja bank-bank besar (KBMI 4) dan Himbara bahkan mencatatkan pertumbuhan kredit double digit di angka 13%. Ini membuktikan tingkat kepercayaan masyarakat tetap tinggi dan likuiditas kita sangat terjaga," jelas Rae dalam keterangan resminya, Rabu (25/3).

OJK berkomitmen untuk terus mengawal stabilitas keuangan bersama KSSK agar perbankan tetap menjadi bentalan kuat bagi ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.[*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
keuangan Perbankan Bali bisnis ekonomi ojk himbara