Bupati Klungkung Berencana Tambah Unit Rumah Deret: Tak Sekadar Hanya Hunian Bagi Tunawisma, tapi Pusat Ekonomi Kerakyatan

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Kamis, 26 Maret 2026 | 09:17 WIB

BAKAL DITAMBAH LAGI : Suasana prosesi piodalan di Rumah Deret Santhi Rahayu, Desa Sulang, Kecamatan Dawan. (humas pemkab klungkung)
BAKAL DITAMBAH LAGI : Suasana prosesi piodalan di Rumah Deret Santhi Rahayu, Desa Sulang, Kecamatan Dawan. (humas pemkab klungkung)

 

SEMARAPURA, RadarBali.id– Pemerintah Kabupaten Klungkung berkomitmen memperluas jangkauan bantuan hunian bagi warga tunawisma. Bupati Klungkung, I Made Satria, berencana menambah jumlah unit di Rumah Deret Santhi Rahayu, Desa Sulang, Kecamatan Dawan, guna menampung lebih banyak keluarga yang belum memiliki tempat tinggal.

Saat menghadiri prosesi piodalan di kawasan tersebut, Selasa (24/3/2026), Bupati Satria yang didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra menekankan bahwa kawasan ini harus menjadi simbol kemandirian warga.

Mandiri Lewat Ternak Ayam Petelur

Saat ini, 36 unit rumah yang dibangun di lahan seluas 2,2 hektare tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga lokasi pemberdayaan ekonomi.

"Kami ingin kawasan ini menjadi pusat kemandirian ekonomi. Warga tidak hanya punya tempat berteduh, tapi juga punya mata pencaharian tetap di sini," ujar Bupati asal Nusa Penida tersebut.

Peluang Bagi Warga Terdampak Abrasi Kepala Dinas Sosial Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, menambahkan bahwa penambahan unit masih sangat memungkinkan. Ia bahkan menawarkan opsi bagi warga Monggalan yang terdampak abrasi untuk direlokasi ke kawasan rumah deret ini jika mereka bersedia.

Meskipun beberapa warga sempat ragu karena jarak lokasi, pemerintah optimistis dengan penguatan infrastruktur dan ekonomi, Rumah Deret Santhi Rahayu akan menjadi solusi permanen bagi masalah tuna wisma di Bumi Serombotan.[*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
rumah deret tunawisma pemberdayaan masyarakat ekonomi kerakyatan klungkung