BRI Cetak Laba Rp 15,5 Triliun di Q1 2026, Bagikan Dividen Rp 52 Triliun

Dhian Harnia Patrawati • Dipublikasikan Kamis, 30 April 2026 | 11:52 WIB
Bank BRI mencatatkan kinerja impresif di kuartal pertama 2026 dengan mencetak laba Rp 15,5 triliun.
Bank BRI mencatatkan kinerja impresif di kuartal pertama 2026 dengan mencetak laba Rp 15,5 triliun.

RADAR BALI - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menunjukkan taringnya pada pembukaan tahun ini.

Sepanjang tiga bulan pertama 2026, bank yang fokus pada sektor UMKM ini berhasil mengantongi keuntungan bersih senilai Rp 15,5 triliun. 

Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan positif sebesar 13,74 % dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Keberhasilan ini didorong oleh efisiensi biaya serta pendapatan bunga yang mencapai Rp 52,83 triliun. 

Selain itu, ekspansi kredit perseroan tumbuh pesat hingga menyentuh angka Rp 1.562 triliun, di mana penyaluran program kerakyatan seperti KUR dan FLPP tetap menjadi motor utama penggerak ekonomi masyarakat.

Menakar Kualitas Aset dan Likuiditas

Meski tumbuh signifikan, manajemen tetap waspada terhadap risiko kredit.

Rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross tercatat berada di level 3,31%.

Di sisi lain, kepercayaan masyarakat tetap tinggi yang dibuktikan dengan perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 1.555 triliun, di mana mayoritas atau sekitar 68,1 % merupakan dana murah (CASA).

Harga Saham Turun 16 Persen, Saatnya Buy on Weakness

Menanggapi fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat mengalami tekanan, Direktur Utama BBRI Hery Gunardi menekankan pentingnya orientasi jangka panjang bagi para pemodal.

Ia menyarankan agar investor tetap tenang dan fokus pada saham-saham unggulan atau blue chip.

"Abaikan gejolak harga jangka pendek dan fokuslah pada rasio dividen. Return tahunan kita berada di kisaran 10-11 %, jauh melampaui bunga deposito atau reksa dana pasar uang di pasar saat ini," ujar Hery dalam konferensi pers virtual, Kamis (30/4).

Realisasi Pesta Dividen Rp 52 Triliun

Sejalan dengan profitabilitas yang kuat, hasil keputusan pemegang saham pada 10 April lalu memastikan pengalokasian dana sebesar Rp 52,06 triliun sebagai dividen Tahun Buku 2025.

Jumlah fantastis ini merupakan 85% dari total laba bersih tahun lalu.

Pemerintah RI mendapatkan setoran dividen sebesar Rp 27,61 triliun sedangkan pemegang saham publik menikmati bagian sebesar Rp 24,45 triliun.

Dividen per lembar sebesar Rp 346 (Rp137 sudah cair sebagai interim, sisanya Rp209 sebagai dividen final).

Jadwal Distribusi Dividen Final

Bagi investor yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham hingga 22 April 2026, pembayaran akan dilakukan secara serentak pada 8 Mei 2026.

Langkah berani membagikan porsi laba yang besar ini didukung oleh rasio kecukupan modal (CAR) perusahaan yang masih sangat tebal, menjamin stabilitas meskipun memanjakan para investornya.***

Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Radar Bali
dividen bri laba bri 2026 saham blue chip perbankan bbri