Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Lebih dari Sekadar KPR, BTN Dobrak Pasar Digital Lewat Ekosistem Wisata di Bali

M.Ridwan • Senin, 8 Juni 2026 | 19:29 WIB
TRANSFORMASI DIGITAL: Kepala Kantor Wilayah BTN Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, Bagus Hendri Setiawan saat membeber kinerja BTN dan proyeksi pasar tahun kedepan di Renon Denpasar (8/6/2026). (Humas BTN for radarbali.id)
TRANSFORMASI DIGITAL: Kepala Kantor Wilayah BTN Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, Bagus Hendri Setiawan saat membeber kinerja BTN dan proyeksi pasar tahun kedepan di Renon Denpasar (8/6/2026). (Humas BTN for radarbali.id)

 

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memacu transformasi bisnisnya menuju era beyond mortgage. Tidak lagi sekadar menjadi bank pembiayaan perumahan, BTN kini melebarkan sayapnya ke sektor digital pariwisata, dengan menjadikan Bali sebagai wilayah pemetaan strategis.

Melalui aplikasi balé by BTN, perseroan sukses membangun ekosistem transaksi digital yang kuat di Pulau Dewata. Langkah ini diwujudkan melalui kolaborasi masif dengan berbagai elemen pariwisata, mulai dari kawasan wisata, pelabuhan, desa wisata seperti Desa Penglipuran, hingga pelaku UMKM lokal.

Kepala Kantor Wilayah BTN Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, Bagus Hendri Setiawan, mengungkapkan bahwa transformasi ini merupakan langkah konkret BTN untuk menjadi mitra finansial masyarakat di setiap fase kehidupan.

"Di Bali, transformasi beyond mortgage kami perluas hingga ke ekosistem pariwisata. Melalui balé by BTN, kami hadir menemani aktivitas masyarakat dan wisatawan, mulai dari transaksi pembayaran, kebutuhan perjalanan, hingga mendukung pelaku usaha lokal agar semakin nyaman dan mudah bertransaksi," ujar Bagus di Bali, Senin (8/6/2026).

Strategi BTN terbukti membuahkan hasil positif. Hingga Maret 2026, adopsi layanan digital BTN di Bali mencatatkan lonjakan signifikan yang jauh melampaui rata-rata pertumbuhan industri nasional:

(Sebagai perbandingan, Bank Indonesia mencatat pertumbuhan volume mobile banking nasional hanya berada di angka 26,7% yoy per Maret 2026).

"Kami melihat pariwisata Bali memiliki rantai ekonomi yang sangat besar. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh stakeholder pariwisata Bali untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," tambah Bagus.

Tetap Setia pada DNA Utama: Bisnis Properti Terus Diperkuat

Meski gencar merambah sektor digital dan pariwisata, Bagus menegaskan bahwa BTN tidak akan pernah meninggalkan core bisnisnya sebagai bank perumahan. Sebaliknya, transformasi beyond mortgage justru memperkuat ekosistem pendukung sektor properti dari hulu ke hilir.

Hubungan BTN dengan nasabah tidak lagi berhenti setelah akad Kredit Pemilikan Rumah (KPR) selesai, melainkan terus berlanjut dalam pemenuhan kebutuhan finansial harian masyarakat.

Komitmen ini dibuktikan lewat kinerja pembiayaan perumahan BTN di Bali per Maret 2026 yang tetap kokoh:

Sektor Pembiayaan

Kinerja Per Maret 2026

Pertumbuhan / Akumulasi

KPR Subsidi

Rp1,64 Triliun (Outstanding)

Tumbuh 3,3% yoy (Total 13.244 unit)

Kredit Program Perumahan (KPP)

Rp53,6 Miliar

Menargetkan pengembang, toko bangunan, & UMKM

Melalui Kredit Program Perumahan (KPP), BTN juga menyuntikkan modal kepada para pengembang, penyedia jasa konstruksi, pedagang bahan bangunan, hingga UMKM pendukung. Langkah ini diharapkan mampu menggerakkan seluruh rantai nilai ekonomi di sektor properti.

"Ekosistem perumahan memiliki dampak ekonomi yang luas. Di Bali, penguatan ekosistem perumahan ini berjalan berdampingan secara harmonis dengan perluasan layanan digital melalui balé by BTN dan sektor pariwisata," tutup Bagus.***

Editor : M.Ridwan
#bank tabungan negara #btn #kpr #transformasi digital