Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

RS BaliMed Sediakan Kemoterapi untuk Penderita Kanker

Donny Tabelak • Selasa, 3 April 2018 | 23:43 WIB
rs-balimed-sediakan-kemoterapi-untuk-penderita-kanker
rs-balimed-sediakan-kemoterapi-untuk-penderita-kanker


DENPASAR- Terhitung sejak tahun 2017 RS BaliMed telah mempunyai layanan kemoterapi yang komprehensif, aman dan nyaman.


Layanan Kemoterapi RS BaliMed melayani  pemberian kemoterapi untuk bidang onkologi medic, onkologi bedah, dan juga onkologi yang  dilayani langsung oleh dokter dokter spesialis bedah onkologi, THT, Anak, Obgyn, yang mengkhusus di bidang onkologi.


Selain para dokter spesialis tersebut, layanan onkologi RS BaliMed juga dilaksanakan dan dikerjakan oleh para petugas yang terlatih.


Menurut Dokter Spesialis Bedah Konsultan Onkologi RS BaliMed, dr. I Putu Arya Dharma, SpB (K) Onk, RS BaliMed memiliki dua perawat terlatih pelayanan kemoterapi, serta petugas  pencampur obat kemoterapi terlatih.


“Untuk layanan pencampuran obat kemoterapi, telah kami laksanakan sesuai standar yang berlaku, dengan menggunakan alat pencampur obat yang dinamakan Bio Safety Cabinet (BSC) dan ruangan tercampur obat yang khusus dan sesuai standar nasional, jadi layanan kemoterapi di RS BaliMed  sudah dapat kami laksanakan dan sesuai standar nasional,” paparnya.


Sementara untuk mengontrol penyakit, lanjut Arya, kemoterapi bisa diberikan sebelum atau sesudah pengobatan utama atau pembedahan.


Kemoterapi sebelum pembedahan disebut neo ajuvant kemoterapi, yang bertujuan mengurangi ukuran tumor. Di samping mengontrol aspek loko-regional dalam mengurangi resiko kambuh.


“Bila dilakukan sesudah pembedahan disebut ajuvant kemoterapi, sebagai terapi utama untuk mengontrol loko-regional dan kemungkinan sel-sel kanker menyebar ke tempat lain pasca pembedahan,” imbuh Arya.

Editor : Donny Tabelak
#dokter spesialis #layanan kemoterapi #untuk penderita kanker