KARANGASEM, Radar Bali- Indonesia dianugerahi potensi kebudayaan yang dapat dikembangkan untuk menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Melihat potensi ini, PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli memberikan bantuan pengembangan Samsara Living Museum yang merupakan salah satu wadah pengembangan kebudayaan di wilayah Kabupaten Karangasem, Bali.
Samsara Living Museum yang mengedepankan pelestarian budaya Hindu Bali ini terletak di Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem.
Bantuan PLN Peduli senilai Rp 55 juta rupiah diberikan dalam bentuk fasilitas produksi kerajinan UKM yang sekaligus dapat dijadikan ruang belajar bagi pengunjung untuk membuat kerajinan setempat.
Bantuan lain berupa lemari pajang untuk memamerkan hasil produksi sekaligus sebagai sarana penunjang penjualan. Tambahan areal produksi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan produksi sehingga berdampak positif bagi perekonomian di Samsara.
Selain produk kerajinan, Samsara juga menjual berbagai macam produk lain seperti makanan dan minuman tradisional yang dapat dinikmati di tempat.
Potensi lain yang dikembangkan adalah pelatihan menari, pembelajaran pembuatan minuman tradisional, pemberkatan pernikahan adat Bali dan sejenisnya.
Samsara sendiri berarti berarti siklus hidup sehingga benar-benar menampilkan tradisi, adat, dan budaya Bali, serta menggali potensi masyarakat setempat.
Bantuan PLN Peduli ini diserahkan PT PLN (Persero) UIP JBTB melalui PLN UPP JBTB 4. Bantuan PLN Peduli senilai Rp 55 juta rupiah ini diserahkan secara simbolis oleh Perwakilan Tim TJSL UPP JBTB 4 kepada Co-Founder Samsara Living Museum, Ida Bagus Agung Gunarthawa.
Ditemui dalam acara seremonial ini, Ida Bagus Agung Gunarthawa mengucapkan terima kasih atas support PLN kepada Samsara Living Museum.
“Dengan bantuan ini kami dapat meningkatkan fasilitas di Samsara sehingga dapat menarik lebih banyak pengunjung. Usaha kami pun tetap stabil di tengah pandemi,” ucapnya.
Ditemui dalam kesempatan berbeda, General Manager PLN UIP JBTB, Djarot Hutabri EBS menyampaikan, bahwa program PLN Peduli diberikan sebagai wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) terhadap masyarakat yang berada di sekitar lokasi Pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kV Kubu-Amlapura, yang akan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan wilayah Bali.
Selain itu, PLN juga mendukung program Pengembangan Pelestarian Budaya Bali. PLN Peduli diharapkan meningkatkan awareness masyarakat sekitar terkait pelestarian kebudayaan Indonesia.
“Koordinasi terkait TJSL telah kami lakukan intens sejak 2019 akhir sehingga bantuan pertama dapat direalisasikan pada tahun 2020 dan terus kami monitoring tahun 2021”.
Semoga dengan bantuan ini hubungan baik semakin terjalin baik dengan masyarakat dan utamanya pengembangan kebudayaan serta usaha masyarakat dapat meningkat sehingga dapat berimbas positif bagi perekonomian masyarakat sekitar,” tambahnya.
PLN juga berharap masyarakat mendukung pembangunan sistem kelistrikan. Karena dengan berkembangnya sistem kelistrikan pastinya akan sangat bermanfaat untuk pengembangan usaha yang akan berdampak untuk perekonomian setempat.
Ke depan PT PLN (Persero) UIP JBTB akan terus berupaya melaksanakan program-program TJSL yang dapat membantu permasalahan di masyarakat.
Editor : Yoyo Raharyo