Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Disperindag Denpasar Ungkap Mengapa Harga Daging Babi Mahal

Yoyo Raharyo • Rabu, 10 November 2021 | 00:00 WIB
disperindag-denpasar-ungkap-mengapa-harga-daging-babi-mahal
disperindag-denpasar-ungkap-mengapa-harga-daging-babi-mahal

DENPASAR - Daging babi identik pada perayaan Hari Suci Galungan, khususnya saat Penampahan Galungan. Harga daging babi di pasar Denpasar mencapai Rp 85 ribu sampai Rp 90 ribu per kilogram.



 


Kabid Metrologi dan Tertib Niaga Dinas Perindag Denpasar, Putu Gede Sukadana  saat dihubungi Senin (8/11)  menyatakan, harga daging babi naik dari Galungan enam bulan lalu. Pada tahun lalu harga masih di angka Rp 60 ribu. 


 


 


"Enam bulan sudah Rp 85 ribu," ujarnya. 


 


Menurutnya stok daging babi sebetulnya tidak langka. Hanya saja, kata dia, daya beli masyarakat yang menurun. Di sisi lain, harga daging babi juga menjadi mahal dikatakan karena harga pokok produksi yang mahal.


 


"Daya beli masyarakat yang menurun. Ketersediaan aman," ujarnya. 


 


 


Sementara itu, Dinas Pertanian, Bidang Kesehatan Hewan menggelar Pemeriksaan Daging Babi dengan menyasar Pasar dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) pada Senin (8/11)pagi. Hal ini dilaksanakan guna memastikan kesehatan daging babi yang beredar di pasaran.


 


Plt. Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, AA Bayu Bramastha didampingi Kabid Kesehatan Hewan, I Made Ngurah Sugiri mengatakan, sebagai upaya untuk memastikan kesehatan, keamanan dan keutuhan daging babi yang beredar di pasaran jelang Hari Suci Galungan dan Kuningan,  dilaksanakan pemeriksaan kesehatan daging babi.  


 


Gung Bayu menjelaskan, pelaksanaan pemeriksaan ini  dilakasanakan selama dua hari pada 8 dan 9 November. Sebanyak 23 petugas kesehatan hewan  diterjunkan dengan menyasar pedagang daging babi di pasar dan RPH.


 


“Tujuan kami tentu agar daging yang beredar di pasaran termasuk di masyarakat adalah daging yang aman, sehat untuk dikonsumsi,” jelasnya


 


Dari hasil pemeriksaan, Sugiri menambahkan, sebanyak 24.000 Kg Daging Babi terpantau beredar di pasaran. Dimana, dari seluruhnya telah dilaksanakan pemeriksaan dan dinyatakan sehat.


 


“Sebanyak 24.000 kg daging babi yang beredar sehat,” jelasnya


 


Pihaknya juga mengimbau kepada pedagang untuk senantiasa memperhatikan kesehatan daging, termasuk juga kebersihan tempat berjualan. Sedangkan untuk masyarakat pihaknya menekankan agar daging dimasak dengan maksimal.  


 


“Kepada pedagang kami imbau untuk menjaga kebersihan, kesehatan,  dan keamanan daging, dan kepada masyarakat atau pembeli agar daging dimasak dengan baik, atau tidak dalam kondisi mentah atau setengah matang,” imbuhnya.

Editor : Yoyo Raharyo
#denpasar #hari raya galungan #kuningan #harga daging babi