Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Harga Jangkrik Naik Tajam, Peternak di Klungkung Kewalahan Penuhi Pesanan, untuk Apa?

M.Ridwan • Rabu, 7 Juni 2023 | 05:00 WIB
BANJIR ORDER: Peternak Jangkrik di Klungkung Kewalahan Penuhi Pesanan (6/6/2023)
BANJIR ORDER: Peternak Jangkrik di Klungkung Kewalahan Penuhi Pesanan (6/6/2023)
SEMARAPURA, radarbali.id - Peternak jangkrik di Kabupaten Klungkung mulai kewalahan memenuhi permintaan jangkrik untuk kebutuhan pakan burung sejak sebulan terakhir. Menggeliatnya sektor pariwisata membuat beberapa warga Klungkung yang sebelumnya di rumahkan dan beternak jangkrik akhirnya kembali bergelut di sektor pariwisata. Sementara panen raya jangkrik belum berlangsung sehingga tidak banyak pasokan jangkrik dari luar Bali.

I Made Yoga Jayanta, peternak jangkrik di Dusun Lepang, Desa Takmung, Selasa (6/6) menuturkan dia mulai beternak jangkrik sejak awal tahun 2020 atau tepatnya saat sektor pariwisata terdampak pandemi Covid-19. Tidak hanya dia, sejumlah warga Dusun Lepang yang terkena dampak pandemi Covid-19, juga turut beternak jangkrik. “Karena saya lihat hasilnya bagus walau pandemi, jadinya saya tertarik ikut beternak jangkrik. Saya belajar dari Youtube,” katanya.

Dia memiliki 15 kotak ternak jangkrik dengan hasil panen masing-masing kotak rata-rata 30 kg per 30 hari. Sejak sebulan terakhir, diungkapkannya harga jangkrik mengalami peningkatan, dari sebelumnya Rp45 ribu per kg menjadi Rp55 ribu per kg. Peningkatan harga jangkrik itu terjadi lantaran jumlah jangkrik yang ada tidak sebanding dengan permintaan pasar.

Itu lantaran warga Klungkung yang sebelumnya di rumahkan dan beternak jangkrik kembali bergelut di sektor pariwisata yang kini mulai menggeliat. Sementara panen raya jangkrik belum berlangsung sehingga tidak banyak pasokan jangkrik dari luar Bali. “Saya sampai tidak bisa penuhi pesanan. Sudah saya carikan ke peternak lain, tetapi belum juga bisa memenuhi permintaan,” katanya.

Menurutnya untuk satu pedagang burung bisa memesan 5-10 kg jangkrik per tiga hari. Sementara pencinta burung bisa memesan 1-3 kg burung per tiga hari. Tidak hanya dari Klungkung, dia juga kerap menerima pesanan jangkrik dari Badung, Denpasar, Gianyar, dan Bangli. “15 kotak ternak jangkrik saya itu panennya selisih tiga hari per kotaknya. Karena pelanggan biasanya kembali memesan dengan jarak tiga hari,” tandasnya. (ayu/rid) Editor : M.Ridwan
#harga jangkrik #jangkrik #harga jangkrik naik tajam #peternak kewalahan #pesanan meningkat