Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pegadaian Kanwil VII Denpasar Gelar Khitanan Massal Gratis di Dompu, Diikuti 110 Anak

Rosihan Anwar • Selasa, 18 Juli 2023 | 02:47 WIB
CSR: Suasana khitan massal di Kantor PT Pegadaian Area Dompu, pada Minggu (16/7/2023). (Pegadaian untuk Radar Bali)
CSR: Suasana khitan massal di Kantor PT Pegadaian Area Dompu, pada Minggu (16/7/2023). (Pegadaian untuk Radar Bali)

 

DOMPU, Radar Bali - Sebanyak 110 anak mengikuti khitan massal di Kantor PT Pegadaian Area Dompu, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (16/7/2023). Kegiatan ini merupakan kegiatan sosial Pegadaian yang bekerja sama dengan FITUA Dompu.

Acara ini dihadiri langsung oleh Pemimpin Pegadaian Wilayah VII Denpasar, Supriyanto didampingi Kepala Departemen Bisnis Support Kanwil VII Denpasar, I Wayan Darmayasa bersama Deputi Pegadaian Area Dompu Made Suwandana, serta para pemimpin cabang Pegadaian di Area Dompu.

Turut hadir juga Wakapolres Dompu Kompol Abdi Mauluddin dan tim dokter dari Medical Pegadaian yang melakukan proses sunat.

Pemimpin Pegadaian Wilayah VII Denpasar Supriyanto, menyampaikan bahwa khitanan massal merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial PT Pegadaian terhadap masyarakat khususnya di daerah dompu dan sekitarnya.

Supriyanto menjelaskan, bahwa khitanan massal ini merupakan bagian dari program tahunan PT Pegadaian, dan pelaksanaannya berpindah-pindah lokasi setiap tahun.

Tahun ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Dompu dengan harapan dapat membantu masyarakat.

Supriyanto juga menyebutkan, bahwa sebanyak 110 anak telah didaftarkan sebagai peserta sunat massal, tetapi mereka harus diverifikasi terlebih dahulu oleh tim dokter untuk memastikan kesiapan mereka untuk menjalani sunat.

Pada akhir sambutannya, Supriyanto mengucapkan terima kasih kepada tim dokter yang telah berkolaborasi dalam kegiatan sunat massal ini, dengan harapan kolaborasi tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Tim dokter, yang dipimpin oleh dr. Imam Khoirul Fajri sebagai leader teknis, menggunakan metode terbaru Clamp Sealer yang minim rasa nyeri dalam proses sunat massal tersebut.

Metode ini adalah metode eksklusif yang tarif normalnya cukup mahal, tetapi dalam kegiatan di Pegadaian ini semua dilakukan secara gratis.

Para dokter yang berkompeten dalam bidangnya diundang dari Yogyakarta, Jakarta, Denpasar, Bima, dan Dompu. Tim dokter memberikan semangat kepada anak-anak dengan yel-yel "Semangat Pagi" sebelum proses sunat dilakukan.

Dalam proses sunat, anak-anak diperbolehkan untuk membaca hafalan Al-Qur'an, mendengarkan musik, atau menonton film anak-anak yang mereka sukai, tujuannya adalah untuk mengalihkan perhatian mereka.

Setelah menjalani sunat, anak-anak dalam masa penyembuhan dilarang melakukan kegiatan Sepedaan, Smackdown, Salto, dan Sepak bola (4S) karena dapat mempengaruhi proses penyembuhan.

Lama penyembuhan bervariasi tergantung pada tingkat perlengketan yang dialami oleh anak. Jika tidak ada perlengketan, proses penyembuhan dapat berlangsung antara 5-10 hari, tetapi jika ada perlengketan, proses penyembuhan dapat memakan waktu hingga 20 hari.

Tim dokter akan mendampingi para orang tua hingga anak-anak yang disunat sembuh sepenuhnya, dan para orang tua disarankan untuk memberikan obat secara rutin kepada anak-anak untuk mempercepat penyembuhan dan mengurangi rasa nyeri.

Keseluruhan kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, di mana anak-anak berusia sekitar 7 tahun dipanggil satu per satu untuk menjalani proses sunat sambil didampingi oleh orang tua mereka masing-masing.

 PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar berharap bahwa kegiatan khitanan massal ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat, baik dalam aspek sosial, kesehatan, maupun agama.

Pegadaian juga berharap agar anak-anak yang menjalani sunat dapat pulih dengan cepat dan mengalami proses penyembuhan yang lancar.

Selain itu, Pegadaian berharap bahwa kolaborasi dengan FITUA Dompu dan tim dokter dapat terus berlanjut, dan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain dan masyarakat umum untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial serupa, sehingga tercipta ikatan yang kuat antara perusahaan dan masyarakat serta kesadaran akan tanggung jawab sosial yang lebih luas. (har/han) 

 

Editor : Rosihan Anwar
#Pegadaian Wilayah VII Denpasar #pegadaian #khitan massal #CSR (corporate social responsibility)