SEMARAPURA, Radar Bali.id- Pembangunan Pasar Rakyat Tematik Wisata Semarapura telah mencapai 74 persen. Pasar tempat menjual produk-produk kerajinan utamanya dari UMKM Kabupaten Klungkung itu nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas.
Di antaranya pelayanan publik guna mempermudah perizinan yang dibutuhkan para pelaku UMKM di Klungkung.
“Nanti pelayanan publiknya hampir sama dengan layanan yang ada di Mall Pelayanan Publik. Misalnya saja untuk urusan perizinan,” ungkap Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Klungkung, I Wayan Ardiasa, Minggu (20/8/2023).
Menurutnya rencana tersebut masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut. Baik lokasi di mana layanan publik akan diberikan, dan juga jenis-jenis layanan publik yang dapat diberikan di pasar tersebut. “Nanti hal ini akan dibahas lagi,” imbuhnya.
Kepala UPT Pasar Klungkung, I Komang Sugianta menambahkan, progres pembangunan pasar sampai dengan 10 Agustus 2023 telah mencapai 74, 07 persen atau terjadi deviasi positif sebanyak 0,011 persen. “Saat ini pekerjaan difokuskan pada pekerjaan interior Blok B dan Blok E serta Pura Melanting,” terangnya.
Lebih lanjut Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan, Pasar Rakyat Tematik Wisata Semarapura nantinya tidak hanya menjadi tempat jual beli, tetapi masyarakat juga akan mendapat layanan informasi dan pelayanan publik. “Selain itu sekeliling pasar juga akan diawasi dengan kamera pengawas CCTV,” ungkapnya.
Untuk diketahui, pembangunan gedung pasar tematik ini terdiri atas dua gedung yakni Blok B dan Blok E masing-masing dua lantai. Bangunan Blok B, pada lantai satu dengan luas 2124,86 meter persegi akan memiliki kios sebanyak 76 unit. Sedangkan pada lantai dua dengan luas 1965,25 meter persegi akan memiliki kios 82 unit.
Sedangkan bangunan Blok E, pada lantai satu dengan luas 1113,49 meter persegi akan memiliki kios sebanyak 32 unit dan los 48 unit. Pada lantai dua Blok E dengan luas 1227,24 meter persegi akan dilengkapi los sebanyak 71 unit. [*]
Editor : Hari Puspita