AMLAPURA, radarbali.id - Menjadi pertama dan satu-satunya, Pertamina meresmikan keberadaan bengkel sahabat untuk para nelayan di Tanah Ampo, Kecamatan Manggis pada Rabu (6/3).
Peresmian bengkel tersebut dilakukan untuk mempermudah para nelayan melakukan pemeliharaan mesin perahu yang digunakan untuk aktivitas mencari ikan.
Berdirinya bengkel tersebut merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Program PT. Pertamina Patra Niaga dan PT. Pertamina Lubricants Regional Jatimbalinus.
"Ini sebagai upaya kami dalam melestarikan dan mendukung nelayan kita serta memberikan edukasi dan keterampilan dasar memperbaiki mesin kapal ketika terjadi kerusakan," kata Area Manager Communicatin Relatin dan CSR Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi saat ditemui usai acara peresmian.
Pihaknya berharap, dengan keberadaan bengkel pertamina sahabat nelayan itu, bisa mempermudah para nelayan dalam meningkatkan kompetensi nelayan untuk memperbaiki mesin kapalnya sendiri.
"Kalau selama ini, para nelayan di Tanah Ampo ketika mesinnya rusak, servicenya ke Kusamba Klungkung. Itukan cukup jauh dan merepotkan," bebernya.
Tak jarang, ketika para nelayan melakukan perbaikan ke Kusamba akan menguras waktu dan energi saat mengalami kendala kerusakan pada mesin kapal nelayan. "Ini membuat rugi para nelayan. Karena waktunya juga tidak sebentar," jelas Ahad Rahedi.
Dengan kehadiran bengkel ini serta adanya pembinaan diharapkan bisa meringankan beban nelayan saat mengalami kerusakan mesin.
"Para nelayan juga dibekali pelatihan kompetensi untuk memperbaiki mesin mereka sendiri," imbuhnya.
Selama pembinaan yang berlangsung sekitar 2 minggu di BLK Karangasem tersebut, terdapat 20 orang perwakilan dari kelompok nelayan setempat yang diberikan pelatihan tentang teknik dasar perbaikan mesin kapal.
Mereka juga diberikan materi agar mampu mengenali kerusakan dan cara perbaikannya terhadap mesin kapal mereka sendiri.
Bengkel sahabat nelayan ini juga akan terus mendapat pendampingan. Bahkan berkaitan dengan pelumas, pihak PT. Pertamina Lubricants Regional Jatimbalinus melalui Sales Region Manager V PTPL, Totok Subagyo juga menegaskan, ketika para nelayan mengalami kendala dibidang pelumas, pihaknya sudah memiliki tim teknis yang siap untuk membantu para nelayan setiap saat.
"Kami juga memiliki distributor untuk mensuplai pelumas untuk Bali. Untuk kebutuhan lubrikan nelayan di pesisir tanah ampo lumayan banyak bisa sampai 400-500 liter pelumas setiap bulannya," kata Subagyo.
Salah seorang Ketua Kelompok Nelayan di Pesisir Tanah Ampo, I Komang Sadra sangat menyambut baik adanya bengkel sahabat nelayan di pesisir Tanah Ampo ini.
Kata dia, dengan keberadaan bengkel tersebut, nelayan di Tanah Ampo bisa menekan biaya perbaikan serta menghemat waktu.
"Karena kami ketika ingin memperbaiki mesin kapal ke Kusamba, harus menyewa kendaraan untuk bisa membawa mesin kapal kami ke Kusamba," akunya.
Masalah yang kerap terjadi pada mesin kapal yakni pada kabilator yang kemasukan air dan bagian oli gardannya.
"Keberadaan bengkel ini tentu sangat membantu kami. Meskipun belum lengkap sperpartnya paling tidak untuk perbaikan kecil sudah bisa dilakukan," tandasnya. (zul)
Editor : Rosihan Anwar