DENPASAR, radarbali.id - Bank Mandiri Regional XI Bali dan Nusa Tenggara memberikan bingkisan ramadan kepada kurang lebih 750 anak yatim dan duafa, di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Khusus untuk Bali, kegiatan ini digelar di Menara Mandiri jalan Surapati, Denpasar, Jumat (22/3/2024) petang, sekaligus acara Buka Bersama.
Agenda ini sebagai bentuk empati dan momen untuk menempa kepeķaan sosial karyawan , PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dalam bulan Ramadan 1445 H ini. Sekaligus berbagi kebaikan di bulan suci Ramadan dengan masyarakat sekitar.
Dalam aksi sosial ini, setiap anak yatim dan duafa menerima santunan dan bingkisan Ramadan.
Direktur Operasional, Toni E.B. Subari selaku sekaligus Direktur Pembina Region XI Bali dan Nusa Tenggara menyatakan pemberian santunan akan melibatkan karyawan di Kantor Wilayah dan Area, Badan Pembina Kerohanian Islam (Bapekis) Bank Mandiri.
"Penyaluran ini merupakan bagian dari program santunan Ramadan Bank Mandiri yang dilakukan secara bertahap oleh seluruh elemen Mandirian di penjuru Indonesia agar santunan ini bisa tepat sasaran dan manfaat.
Program ini merupakan kegiatan yang sudah kami lakukan setiap tahun sebagai konsistensi perseroan dalam berbagi kepada sesama di bulan yang penuh berkah, ujar Toni E.B. Subari pada Jumat (22/03/2024).
Sementara Regional CEO Bank Mandiri Region XI Bali Nusa Tenggara, Winardi Legowo menambahkan, kegiatan ini melibatkan Lembaga sosial Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation dan Perusahaan Anak Bank Mandiri. Adapun penyaluran bingkisan Ramadha dilaksanakan di wilayah Bali, dengan pembagian sebanyak 425 paket (Region, Area Denpasar dan Area Kuta), Area Mataram sebanyak 225 paket dan Area Kupang sebanyak 100 paket.
"Bulan suci Ramadan selalu menjadi momentum yang tepat bagi umat Islam, khususnya kami di Bank Mandiri, untuk mengasah kepekaan dan meningkatkan kepedulian sosial kepada mereka di sekitar kita. Harapannya, Mandirian dapat mengambil hikmah dari kegiatan sosial ini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," jelas Winardi Legowo.
Khusus untuk Denpasar, anak Yatim dan duafa yang disantuni berasal dari Yayasan Nurul Islah, Yayasan Ghiroh Kafiul Yatim, Yayasan Al Islam Pondok Tahfiz Asy Syifah Hidayatullah, Yayasan Musala Al Muhajirin 4, dan Yayasan Darul Falah. (*)
Editor : Rosihan Anwar