Permintaan Pasar Tinggi, Harga Batu Padas Merangkak Naik
Marsellus Nabunome Pampur• Selasa, 23 April 2024 | 11:15 WIB
BATU PADAS: Bisnis Batu Padas semakin menggiurkan menyusul meningkatnya permintaan
GIANYAR, radarbali.id - Harga batu Padas di Gianyar berangsur naik hingga 20 persen. Hal itu tak terlepas dari mulai langkanya penjual batu Padas atau batu paras. Harga yang biasanya berkisar Rp25 ribu per batang, kini naik hingga kisaran Rp30 ribu per batang.
Kelangkaan batu Padas ini pun cukup membuat masyarakat resah. Apalagi keberadaan tambang batu paras juga sempat ditutup oleh aparat berwajib.
"Harganya naik cukup tinggi," kata seorang warga di Gianyar, Senin (22/4/2024)
Langkanya ketersediaan batu paras ini secara otomatis juga membuat tukang yang bisanya membangun bangunan dari paru Pras kehilangan pekerjaan. Demikian pula para penambang.
Kelihan Adat Banjar Sumampan, Kecamatan Sukawati, Ketut Karsana saat dikonfirmasi tak menampik adanya kondisi ini.
Dijelaskannya, bahwa semenjak penutupan sejumlah lokasi tambag batu paras, warga yang biasanya menggantungkan hidupnya dari usaha tersebut mulai merasakan kesulitan.
"Memang cukup banyak warga kami yang mata pencariannya itu dari sana. Ya, semenjak ditutup, semuanya tidak bekerja lagi," katanya beberapa hari lalu. Dikatakannya bahwa kegiatan penambangan batu paras ini kebanyakan masyarakat sudah memulainya secara turun temurun.
Penutupan ini akhirnya memberikan dampak bruuk bagi ekonomi warga yang bergantung kepada usaha batu Padas. Apalagi saat ini permintaan batu Padas cukup tinggi.
Mulai dari untuk membuat patung, hingga bangunan. "Ini sangat merugikan warga kami yang bekerja di bidang itu. Ada warga yang berkerja di bidang penambangan, pengrajin patung dan lainnya. Dampaknya cukup luas," pungkasnya.
Terkait kondisi ini, dia berharap agar pemerintah segera memberikan solusi terbaik. Sehingga para masyarakat yang hidup dari menambang batu bisa kembali menjalankan roda ekonominya. Sehingga secara otomatis permintaan batu Padas juga bisa terpenuhi dengan baik.***