MANGUPURA, Radarbali.id- Berdasarkan data dari PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia), bisnis nama domain di Indonesia tumbuh signifikan. Salah satu contohnya, pertumbuhan nama domain .id yang tumbuh mencapai angka 22 persen pada Juni 2024 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Hal itu disampaikan oleh Ketua PANDI, John Sihar Simanjuntak ditemui di sela kegiatan Asia Pacific Domain Name System Forum 2024 di Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung pada Selasa, 23 Juli 2024.
Pertumbuhan itu kata John menjadi salah satu dasar dari PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia dan ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) menyelenggarakan Asia Pacific Domain Name System Forum 2024.
Baca Juga: Cek Fakta! Kontribusi UMKM Masih 15,8 Persen, Kemenkeu Satu Genjot Ekspor 127 UMKM di Bali
Kegiatan itu mengusung tema Building Bridges: Strengthening Collaboration to Shape the Internet’s Future. Dikatakan John, bahwa pada Juni 2024 ini sudah ada sebanyak lebih dari 200 ribu pendaftaran domain .id di Indonesia. Salah satu sektor yang banyak mendaftar datang dari sektor UMKM. ”Salah satunya menyasar UMKM dimana potensinya cukup besar,” katanya kepada media.
Guna mendorong peningkatan penggunaan domain yang berefek pada perkembangan ekonomi, pada forum tersebut sejumlah pihak dari sejumlah negara di Asia melakukan diskusi di Nusa Dua, Kuta Selatan.
”Kami berdiskusi dengan beberapa pemangku kepentingan dari seluruh kawasan Asia Pasifik karena kami sangat bersemangat untuk memfasilitasi kolaborasi, pertukaran ide, serta menemukan berbagai solusi inovatif melalui acara ini,” sambungnya.
Lanjut dia, stabilitas dan reliabilitas internet sangat diperlukan untuk menjamin keberlangsungan ekonomi. Namun, hal itu juga disertai dengan langkah antisipasi, terutama ancaman keamanan internet.
”Ancaman keamanan internet yang semakin meningkat perlu ditangani secara bersama oleh pemangku kepentingan internet, termasuk di kawasan Asia Pasifik,” ujarnya.
Sementara itu, Sally Costerton, Interim President and CEO ICANN menjelaskan, APACDNS Forum 2024 menjadi platform unik bagi komunitas di Asia Pasifik untuk terlibat, membangun jaringan dan saling berkolaborasi. ”Kami sedang membangun suatu agenda menarik yang penuh makna dan informasi bagi komunitas,” pungkasnya. ***
Editor : Made Dwija Putera