Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Apa yang Terjadi Jika Telat Bayar Cicilan Kredit Mobil dan Motor?

Rosihan Anwar • Rabu, 21 Mei 2025 | 21:39 WIB
Photo
Photo

radarbali.jawapos.com - Membeli kendaraan impian seperti mobil atau motor lewat sistem kredit memang terasa lebih ringan. Anda hanya perlu membayar uang muka, lalu sisanya dicicil setiap bulan sesuai tenor yang disepakati.

Namun, bagaimana kalau Anda telat bayar cicilan? Mungkin awalnya hanya satu-dua hari, tapi lama-lama bisa jadi kebiasaan.

Nah, artikel ini akan membahas apa saja yang bisa terjadi kalau Anda telat bayar cicilan kredit mobil dan motor.

1. Denda dan Biaya Keterlambatan Menanti Anda

Hal pertama yang biasanya langsung terasa saat Anda telat bayar cicilan adalah denda. Jumlahnya mungkin terlihat kecil di awal, namun jika keterlambatan terus berlanjut, denda ini bisa menumpuk dan membuat tagihan jadi makin besar.

Misalnya, jika Anda punya cicilan mobil dan telat bayar seminggu, denda bisa langsung dikenakan per hari. Ini tentu bikin Anda harus membayar lebih dari jumlah seharusnya. Apalagi jika Anda punya dua kredit sekaligus—mobil dan motor—denda dari keduanya bisa sangat mengganggu cash flow bulanan Anda.

Bayangkan saja, Anda sudah susah payah menyusun keuangan agar cukup sampai akhir bulan, tapi harus keluar ekstra karena denda keterlambatan.

Inilah kenapa sebelum mengambil kredit, Anda sebaiknya benar-benar memperhitungkan kemampuan bayar Anda dengan melihat dulu simulasi kredit mobil agar tahu berapa cicilan yang harus disiapkan setiap bulan.

2. Skor Kredit Anda Bisa Terdampak

Mungkin Anda belum begitu familiar dengan istilah “skor kredit”. Tapi percayalah, ini penting banget. Skor kredit mencerminkan seberapa baik Anda mengelola kewajiban finansial Anda. Kalau Anda telat bayar cicilan, informasi itu akan dicatat oleh lembaga pembiayaan dan bisa memengaruhi skor kredit Anda secara keseluruhan.

Dampaknya? Nanti kalau Anda ingin mengajukan pinjaman lain—entah itu KPR, kredit usaha, atau bahkan kartu kredit baru—pengajuan Anda bisa saja ditolak karena riwayat pembayaran dianggap buruk.

Jadi, telat bayar satu atau dua kali mungkin terlihat sepele, tapi efeknya bisa jangka panjang. Jangan sampai masa depan keuangan Anda terganggu hanya karena tidak disiplin bayar cicilan tepat waktu.

3. Kendaraan Bisa Ditarik oleh Leasing

Ini mungkin bagian yang paling bikin deg-degan. Kalau Anda telat bayar terlalu lama—biasanya lebih dari tiga bulan berturut-turut tanpa ada komunikasi dengan pihak leasing—bisa-bisa kendaraan Anda ditarik. Proses ini dikenal sebagai penarikan atau eksekusi jaminan.

Pihak leasing punya hak hukum untuk menarik kendaraan yang belum lunas jika Anda gagal memenuhi kewajiban pembayaran.

Dan proses ini nggak ribet buat mereka. Mereka bisa datang kapan saja, bahkan ke rumah atau kantor Anda. Rasanya tentu nggak enak saat mobil atau motor yang Anda gunakan sehari-hari tiba-tiba diambil begitu saja.

Daripada mengalami situasi seperti itu, ada baiknya Anda dari awal sudah menyesuaikan cicilan dengan kemampuan keuangan.

Gunakan saja simulasi kredit motor sebelum mengambil kendaraan agar Anda tahu persis berapa jumlah cicilan yang realistis untuk dibayarkan setiap bulan.

4. Lebih Baik Mencegah daripada Mengobati

Intinya, telat bayar cicilan kredit mobil atau motor bukanlah hal yang sebaiknya dianggap enteng. Selain denda dan tekanan finansial, reputasi kredit Anda juga bisa rusak, bahkan sampai kehilangan kendaraan.

Kalau memang sedang kesulitan finansial, lebih baik segera hubungi pihak leasing dan ajukan restrukturisasi atau perpanjangan tenor agar cicilan jadi lebih ringan.

Selalu pastikan Anda menghitung dengan matang sebelum memutuskan untuk kredit. Jangan cuma tergoda kendaraan baru, tapi abaikan kemampuan bayar tiap bulannya. Perencanaan yang baik akan menyelamatkan Anda dari masalah keuangan yang lebih besar di kemudian hari.

 

 

 

Editor : Rosihan Anwar