MANGUPURA, radarbali.jawapos.com -Swiss-belResort Pecatu, Kuta Selatan, Badung secara resmi mulai pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap. Peresmian dilakukan pada Rabu (21/5). Penggunaan PLTS atap ini diperkirakan dapat menghasilkan energi bersih sebesar 246.316 kWh per tahunnya.
Ida Bagus Setiawan, selaku Kepala Dinas Ketenagakerjaan yang juga hadir mewakili Pemerintah Provinsi Bali dalam kesempatan itu menjelaskan, penggunaan energi listrik tenaga Surya ini merupakan implementasi dari Pergub Bali Nomo 45 tahun 2019 tentang Bali energi bersih dan juga Surat Edaran Gubernur Bali nomor 05 tahun 2022 tentang Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di Provinsi Bali.
”Tak hanya mendukung program di Bali, tapi juga wujud komitmen untuk menyiapkan kemandirian. Dengan adnya PLTS atap ini, bisa memberikan support 20 hingga 25 persen konsumsi energi.
Artinya pemanfaatan ini adalah menjadi pemicu dan pemacu bagi industri di pariwisata," katanya kepada awak media di lokasi peresmian.
Menurut dia, pemanfaatan energi matahari di Bali saat ini sudah mulai berkembang dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan keberadaan PLTS Atap ini kata dia bisa mengoptimalkan penggunaan daya listrik.
Peristiwa black out yang terjadi beberapa waktu lalu menurutnya bukan menjadi triger untuk pemerintah provinsi Bali untuk terus mengembangkan pemanfaatkaan energi matahari menjadi listrik.
”Sebenarnya black out itu karena pertumbuhan kebutuhan energi listrik meningkat jadi 12 hingga 14 persen. Sedangkan lembangkit masih tetap. Artinya black out bukan sebagai triger. Tapi menjadi keyakinan kami di Pemprov bahwa saat kami menyiapkan regulasi bahwa itu memang keharusan," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ricky Teguh Utama Argawa, President Director PT. Tujuh Havenindo Hotel yang menaungi Swiss-bel Resort Pecatu menjelaskan, langkah ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap transisi menuju energi bersih dan komitmen jaringan hotel asal Hong Kong ini dalam mewujudkan eco-tourism - konsep wisata yang bertanggung jawab dan minim dampak terhadap lingkungan.
Hal ini pun selaras dengan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 5 Tahun 2022 yang berisi dorongan pemerintah agar sektor pariwisata, khususnya perhotelan, dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan mulai beralih ke sumber energi terbarukan.
Inisiatif pemasangan PLTS atap oleh Swiss-belResort Pecatu selaras dengan program Bali Mandiri Energi yang baru saja diluncurkan.
”Kami bangga Swiss-belResort Pecatu dapat menjadi pelopor di jaringan Swiss-Belhotel International dalam pengoperasian PLTS atap.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pengalaman menginap yang terbaik sekaligus berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan," bebernya.
Menurut dia, sebagai bagian dari industri pariwisata, khususnya perhotelan, pihaknya merasa memiliki tanggung jawab untuk mendukung transisi menuju energi bersih dan misi untuk mewujudkan pariwisata hijau di Bali.
Dalam pemasangan PLTS atap ini, Swiss-belResort Pecatu bekerja sama dengan Xurya Daya Indonesia (Xurya).
Xurya adalah perusahaan energi terbarukan yang berbasis di Indonesia yang memiliki visi untuk merevolusi industri energi di Indonesia.
Perusahaan ini menjadi pionir skema sewa PLTS atap tanpa biaya awal untuk mengakselerasi transisi energi surya bagi perusahaan komersial dan industri.
”Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong lebih banyak sektor perhotelan untuk beralih ke energi terbarukan dan turut mendukung upaya Indonesia dalam mencapai tujuan keberlanjutan energi," ungkap Eka Himawan, Managing Director, Xurya pada kesempatan yang sama.
Sebagai salah satu ikon pariwisata dunia, Bali terus memperkuat langkah-langkah konkret dalam mewujudkan pariwisata hijau dan penggunaan energi terbarukan.
Upaya Swiss-belResort Pecatu dalam mengadopsi PLTS atap menjadi langkah awal yang mendukung terwujudnya Bali Mandiri Energi, sekaligus menjadi bukti bahwa pelaku industri pariwisata Bali mampu mengambil peran strategis dalam mendukung transisi energi, sekaligus menjaga harmoni antara alam, budaya, dan masyarakat lokal.
Acara peresmian ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian ESDM, Dinas ESDM Provinsi Bali, PLN UID Bali, serta Tim Percepatan PLTS Atap Bali.
Sementara itu, Swiss-belResort Pecatu adalah resort berbintang empat yang dilengkapi dengan 171 kamar tidur, 1 grand ballroom, 3 meeting room serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. (mar)
Editor : Rosihan Anwar