MANGUPURA, radarbali.jawapos.com - Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia melalui inisiatif #SatuDalamKopi bekerja sama dengan Indonesia Coffee Academy (ICA)–bagian dari grup Anomali Coffee–menggelar pelatihan kopi intensif di Politeknik Pariwisata Bali Selasa(17/6/2025).
Pelatihan ini diikuti mahasiswa dan dosen seni kuliner untuk mencetak barista baru yang terampil dan siap bersaing di industri kopi.
Vonny Susamto selaku Direktur Tokopedia dan TikTok E-commerce, Indonesia mengatakan, Bali memiliki potensi melahirkan pengusaha kopi apalagi kopi sudah menjadi gaya hidup.
Berdasarkan dadat Indonesia memproduksi 758.730 ton kopi sepanjang tahun 2023, dengan Bali menyumbang sekitar 13.000 ton. Angka ini mencerminkan potensi Bali sebagai salah satu wilayah penghasil kopi berkualitas di Indonesia.
”Kami terus mendukung digitalisasi industri kopi di Indonesia, termasuk dari sisi hulu, melalui inisiatif #SatuDalamKopi serta mendorong perkembangan talenta lokal.
Lewat kolaborasi dengan Indonesia Coffee Academy, kami ingin membekali peserta dengan keterampilan barista tingkat lanjut yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, sekaligus mendorong inovasi dan kontribusi mereka terhadap ekosistem kopi lokal,” kata Vonny.
Vonny mengatakan, terus berkolaborasi dengan mitra strategis untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda dan akademisi.
”Kami mendorong transfer pengetahuan secara praktis kepada generasi muda, dengan memanfaatkan platform digital seperti Tokopedia dan TikTok Shop, kami percaya pelaku UMKM kopi bisa menjangkau lebih banyak pelanggan dan membangun bisnis berkelanjutan,” tandas Vonny.
Agam Restu, selaku Trainer Indonesia Coffee Academy (ICA) sekaligus Beverage Creator Anomali Group yang turut menjadi pemateri mengatakan, salah satu hal penting dalam membuka usaha kopi harus mengetahui target market, strategi bisnis dan menyesuaikan product yang kembangkan.
”Tahun 2020 di atas banyak banget gaya coffee shop. Tidak hanya blend coffee tapi milk juga,” ucap Agam.
Peserta dibekali materi manual brew dan latte art untuk mengasah kreativitas dalam meracik kopi.
“Sebagai pusat pendidikan barista bersertifikasi, ICA menghadirkan pelatihan yang menggabungkan teori dan praktik. Kami berharap menambah ketertarikan dan keterlibatan peserta terhadap industri kopi di Indonesia, khususnya Bali,” ucap pria asal Jakarta ini.
Salah satu mahasiswa Politeknik Pariwisata Bali, Ida Ayu Kenanga Pratiwi mengatakan pelatihan ini sangat bermanfaat.
”Kami berterima kasih kepada TikTok Shop by Tokopedia dan ICA atas pelatihan ini. Lewat sesi ini, kami belajar memahami karakter rasa kopi sekaligus praktik langsung yang sangat berguna untuk mengasah keterampilan kami di dunia kuliner,” katanya .(feb)
Editor : Rosihan Anwar