Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Danamart Biayai Proyek Bawang Merah di Jembrana Lewat Skema Securities

Rosihan Anwar • Sabtu, 21 Juni 2025 | 18:44 WIB
KERJA SAMA: Proyek Danamart Ciptakan Lapangan Kerja Baru.
KERJA SAMA: Proyek Danamart Ciptakan Lapangan Kerja Baru.

JEMBRANA, radarbali.jawapos.com – Sebuah inisiatif pertanian berdampak tengah dimulai di Jembrana. Melalui skema Securities Crowdfunding (SCF), Danamart resmi mendanai proyek budidaya bawang merah organik yang diinisiasi oleh PT Semesta Karya Yatama.

Saat ini proyek masih berada dalam tahap pra tanam, namun telah memantik perhatian dan dukungan berbagai pihak.

Proyek ini memanfaatkan pendekatan closed-loop ecosystem, di mana pembiayaan publik melalui SCF dikombinasikan dengan asuransi pertanian serta komitmen penyerapan hasil oleh off-taker dari pasar induk.

Model ini memastikan keberlangsungan dari hulu ke hilir — memberikan kepastian bagi petani sekaligus keamanan bagi investor.

INVESTOR LOKAL: Proyek Bawang Merah di Jembrana Dibangun dari Modal Rakyat.
INVESTOR LOKAL: Proyek Bawang Merah di Jembrana Dibangun dari Modal Rakyat.

Dalam kunjungan ke Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Pak Ipat), CEO Danamart Patrick Gunadi dan Direktur PT Semesta Karya Yatama, Braga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab yang membuka jalan bagi proyek ini.

“Dengan semangat Invest for Good, kami menghadirkan alternatif pendanaan berbasis Securities Crowdfunding yang tidak hanya memberikan imbal hasil, tetapi juga dampak.

Proyek ini menciptakan lapangan kerja baru, memberdayakan Kelompok Wanita Tani, dan mendorong pertanian berkelanjutan yang selaras dengan semangat Tri Hita Karana,” ujar Patrick Gunadi, CEO Danamart.

Proyek ini juga menjadi tonggak penting karena berhasil membuka akses pendanaan ke komunitas subak Bali yang selama ini relatif tertutup bagi pihak luar.

Partisipasi investor domestik menjadi bukti bahwa pendanaan lokal mampu menjawab kebutuhan riil di daerah.

“Kami bersyukur bisa berkolaborasi dengan Danamart. Dengan PT Semesta Karya Yatama, kita tidak perlu menunggu investor asing — masyarakat kita sendiri kini bisa mendanai proyek pertanian. Ini bentuk nyata kemandirian ekonomi yang berpihak pada petani,” ujar Braga, Direktur PT PT Semesta Karya Yatama.

Proyek ini menjadi benih dari gerakan pembiayaan pertanian berkelanjutan berbasis rakyat.

Dengan sesi pendanaan berikutnya yang akan segera dibuka, masyarakat kini memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan nyata—dimulai dari tanah Jembrana, untuk Nusantara.

Tentang Danamart

Danamart adalah platform Securities Crowdfunding (SCF) pertama di Indonesia yang berfokus pada prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) dan mendukung pencapaian

Sustainable Development Goals. Sebagai penyelenggara terdaftar di OJK, Danamart

mempertemukan investor ritel dan institusi dengan UKM dan startup yang butuh pembiayaan—semuanya dilakukan secara digital, cepat, transparan, dan aman

Danamart menawarkan kesempatan investasi yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga memiliki dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat.Seluruh pembiayaan tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan disalurkan melalui mekanisme yang diawasi oleh OJK. (tis)

 

 

Editor : Rosihan Anwar
#Danamart