Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

PLN Bali Dorong Transformasi Perpustakaan Desa, Bangkitkan Budaya Baca Digital

Rosihan Anwar • Senin, 28 Juli 2025 | 20:03 WIB
Senior Manager Komunikasi dan Umum PT PLN (Persero) UID Bali Imbar Susanto (dua dari kanan) bersama Perbekel Desa Tegal Harum I Komang Adi Widiantara (dua dari kiri) (25/7/2025).
Senior Manager Komunikasi dan Umum PT PLN (Persero) UID Bali Imbar Susanto (dua dari kanan) bersama Perbekel Desa Tegal Harum I Komang Adi Widiantara (dua dari kiri) (25/7/2025).

DENPASAR, radarbali.jawapos.com — Komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat, terus dilakukan PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Bali.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN menyerahkan bantuan infrastruktur literasi digital kepada Perpustakaan Sastra Mahottama di Desa Tegal Harum, Denpasar Barat.

Bantuan yang diberikan meliputi pojok baca lengkap dengan rak, televisi, koleksi buku, dan perangkat komputer untuk akses buku digital, serta satu unit motor yang digunakan sebagai kendaraan operasional perpustakaan keliling.

Seluruh fasilitas ini diharapkan dapat mendorong inklusi literasi digital dan memperluas akses belajar masyarakat desa, khususnya bagi anak-anak dan remaja.

Kegiatan serah terima bantuan berlangsung pada Jumat (25/7/2025), dihadiri oleh Perbekel Desa Tegal Harum I Komang Adi Widiantara, perwakilan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Denpasar, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Camat Denpasar Barat, Ketua BPD Tegal Harum, serta Bunda Literasi Desa Tegal Harum Ni Luh Gede Ernawati Widiantara.

Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Bali, Imbar Susanto, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan kontribusi nyata PLN dalam menciptakan ruang belajar yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Perpustakaan ini bukan sekadar ruang baca, tetapi telah menjadi pusat aktivitas literasi yang menjembatani budaya lokal, sastra, dan kemajuan teknologi,” ujar Imbar.

Ia menambahkan, kehadiran fasilitas digital yang memadai di Perpustakaan Mahottama diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi dan mendorong lahirnya generasi muda yang tangguh, kreatif, dan tidak gagap teknologi.

“PLN tidak hanya menghadirkan energi listrik, tetapi juga energi perubahan dan semangat belajar di tengah masyarakat.

Kolaborasi ini kami harapkan menjadi pijakan awal dari kerja sama jangka panjang yang memperkuat pendidikan berbasis nilai lokal dan teknologi,” imbuhnya.

Perpustakaan Sastra Mahottama telah aktif sejak September 2021 dan dikenal sebagai pusat edukasi kreatif berbasis digital.

Sejumlah program unggulan seperti Mahottama Menginspirasi, Mahottama Membaca, dan Mahottama Berkarya telah menarik minat generasi muda dan mengantarkan perpustakaan ini meraih prestasi di tingkat nasional.

Lebih jauh, keberadaan perpustakaan ini memiliki potensi besar dalam menjangkau siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Desa Tegal Harum.

Berdasarkan data desa, setidaknya terdapat 1.847 anak usia PAUD hingga SD (dengan rincian 248 anak usia PAUD, 342 anak usia TK, dan 1.257 anak usia SD).

Selain itu, terdapat lebih dari 6.000 siswa aktif yang tersebar di sekolah-sekolah sekitar seperti SMA Negeri 4 Denpasar, SMP Negeri 7 Denpasar, SMP Sapta Andika, SDN 19 dan 27 Pemecutan, hingga berbagai PAUD dan TK swasta.

Angka ini menunjukkan potensi besar yang dapat digerakkan dalam ekosistem literasi digital desa melalui peran aktif perpustakaan.

Menanggapi dukungan dari PLN, Perbekel Desa Tegal Harum, I Komang Adi Widiantara, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang berkelanjutan dari PLN bagi desanya.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena PLN sudah banyak membantu Desa Tegal Harum. Ini bukan bantuan pertama. Pada 2021, PLN juga menyalurkan bantuan TJSL untuk program lainnya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan desa akan lebih cepat jika tidak hanya bergantung pada APBD, tetapi juga memanfaatkan program CSR dari perusahaan. PLN dinilainya sebagai mitra yang peduli dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.

“Komunikasi dengan PLN sangat baik. Mereka selalu gerak cepat memberikan layanan terbaik kepada desa kami,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Desa Tegal Harum telah memiliki program unggulan bernama PUSAKA (Perpustakaan Sambang Sekolah) yang memungkinkan sekolah-sekolah dari tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP mengakses layanan perpustakaan keliling yang terintegrasi dengan kantor desa.

“Dengan bantuan ini, kami berharap layanan perpustakaan kepada masyarakat bisa lebih optimal. Kami juga berharap PLN tetap menjadi mitra strategis dalam mewujudkan desa yang literat dan berdaya saing,” ujarnya.

Program ini juga merupakan bagian dari langkah strategis PLN dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya di bidang pendidikan berkualitas (SDG 4) dan pembangunan komunitas yang inklusif dan berkelanjutan (SDG 11).

Melalui kolaborasi ini, PLN UID Bali menegaskan perannya sebagai mitra pembangunan yang berkelanjutan di tengah masyarakat Bali, demi menciptakan masa depan yang lebih cerah, cerdas, dan berdaya.

 

Editor : Rosihan Anwar
#pln bali #CSR (corporate social responsibility)