Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dukung Keretaivitas Anak Muda, Kura Kura Bali Gelar Seminar Public Speaking Hingga Leadership

Marsellus Pampur • Jumat, 2 Januari 2026 | 12:02 WIB
BTID terus memberikan dukungan terhadap perkembangan generasi muda di Serangan.
BTID terus memberikan dukungan terhadap perkembangan generasi muda di Serangan.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Selain mendukung pelestarian adat dan budaya masyarakat desa Serangan, Denpasar Selatan, PT.Bali Turtle Island Development (BTID) juga memberikan dukungan terhadap perkembangan generasi muda di Serangan.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Zefri Alfaruqy selaku Kepala Komunikasi PT.Bali Turtle Island Development (BTID) beberapa waktu lalu di Kura-Kura Bali. 

Dia menjelaskan, sejauh ini pihak BTID terus memberikan dukungan kreativitas anak muda di desa Serangan. Beberapa contoh yang telah dilakukan yakni adanya festival Penjor di hari raya Galungan dan Kuningan.

Kegiatan ini melibatkan Sekaa Teruna Teruni (STT) di Desa Serangan. Dukungan ini diberikan untuk mendorong peningkatkan kreativitas dan hadirkan kebersamaan generasi muda Desa Serangan.

”Jadi sejauh ini kerjasama kami dengan warga desa untuk memajukan anak-anak mudanya erat sekali," jelasnya kepada Jawa Pos Radar Bali di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali beberapa waktu lalu.

Selain festival, pihak PT.Bali Turtle Island Development (BTID) juga hampir setiap tahunnya menggelar kegiatan-kegiatan positif lainnya yang melibatkan anak-anak muda desa Serangan secara langsung.

Mulai dari kegiatan seminar hingga pelatihan public speaking yang menyasar anak muda. Hal ini dibuat agar anak-anak muda bisa memiliki pengetahuan yang luas terkait public speaking hingga leadership.

”Setiap tahunnya juga ada seminar-seminar yang kami undang dari warga anak muda desa serangan. Pelatihan yang melibatkan warga desa serangan. Seperti pelatihan public speaking, leadership dan lain-lain," ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya Ketua STT Satya Witra Banjar Kawan Desa Serangan Denpasar, I Wayan Adi Saputra baru baru ini kepada awak media di Serangan mengatakan bahwa pihaknya bersukur karena pihak BTID selalu memberikan support, salah satunya melalui festival Penjor.

”Kami bersyukur Festival Penjor yang di selenggarakan setiap tahun oleh BTID Kura Kura Bali dapat mengangkat kreativitas muda-mudi di desa serangan," imbuhnya.

Adi Saputra menjelaskan, semenjak festival ini mulai digelar, muncul berbagai kreatifitas. Selain itu, festival ini juga meningkatnya kebersamaan di kalangan generasi muda di seluruh banjar se-Desa Serangan.

Untuk menghasilkan penjor yang bernilai budaya, seni dan tradisi sesuai dengan ketentuan panitia, tentunya diperlukan kerjasama dari seluruh anggota STT di masing-masing banjar.

”Kalau kita tak bersama dan bersatu, ide apapun yang kita punya tak akan jalan maksimal. Poin penting dari Festival Penjor yang digelar rutin setiap tahun ini adalah kebersamaan. Setelah bersama, akan tumbuh ide-ide kreatif dan bisa kita jalankan bersama," tandasnya. (mar)

Editor : Rosihan Anwar
#Kura Kura Bali #btid