Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dorong Percepatan Rehabilitasi Mangrove Benoa: Pertamina Patra Niaga Libatkan Pakar Lingkungan

Rosihan Anwar • Selasa, 3 Maret 2026 | 09:26 WIB

Progam rehabilitasi ekosistem pesisir di sekitar kawasan Benoa dengan bersinergi bersama pihak yang berkompeten dan kelompok masyarakat.
Progam rehabilitasi ekosistem pesisir di sekitar kawasan Benoa dengan bersinergi bersama pihak yang berkompeten dan kelompok masyarakat.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Pertamina Patra Niaga sebagai perusahaan pelaksana kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), sejak dahulu telah senantiasa berkomitmen dalam bidang lingkungan, khususnya mangrove, sebagai upaya mengurangi dampak perubahan iklim maupun rehabilitasi, baik di lingkungan sekitar perusahaan maupun area yang memerlukan lainnya.

Dalam 1 dekade terakhir, Pertamina Patra Niaga telah melaksanakan penanaman hingga 7.041 bibit mangrove yang tersebar di sejumlah titik Provinsi Bali. 

Saat ini respon cepat dan peran di sektor lingkungan terus dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus.

Progam rehabilitasi ekosistem pesisir di sekitar kawasan Benoa dengan bersinergi bersama pihak yang berkompeten dan kelompok masyarakat di sekitar wilayah tersebut.

Sebagaimana disampaikan Pertamina Patra Niaga melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, dalam menjalankan proses rehabilitasi ini, Pertamina berkolaborasi dengan pihak yang berkompeten dalam bidang lingkungan upaya percepatan pendalaman penyebab dan strategi penyelamatan lingkungan.

"Setelah sebelumnya melaksanakan pengecekan bersama Polairud dan berkoordinasi dengan DKLH Provinsi Bali, saat ini Pertamina Patra Niaga dalam proses lebih lanjut upaya revegetasi," jelas Ahad. 

Selanjutnya Ahad menyampaikan, proses selanjutnya, Pertamina akan melaksanakan pemetaan area terpapar berikut uji kualitas air laut dan sedimen (substrat) mangrove.

Sampling juga dilaksanakan sebagai bentuk inventarisasi mangrove terdampak. Hal ini dilaksanakan sebagai proses strategi rehabilitasi lingkungan terdampak. 

"Pertamina Patra Niaga mengucapkan terima kasih kepada pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, APH, dan lembaga setempat yang telah turut bekerjasama hingga saat ini dalam proses pengecekan dan rehabilitasi kawasan.

Semoga dengan kolaborasi dengan pihak yang berkompeten dalam bidang lingkungan ini, dapat mempercepat pendalaman penyebab dan strategi penyelamatan lingkungan", tutup Ahad. 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan produk Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135.

 

 

Editor : Rosihan Anwar
#Pertamina Patra Niaga Bali #mangrove