RADAR BALI - Harga emas dunia babak belur pada penutupan perdagangan pekan ini.
Secara mingguan, logam mulia ini mencatatkan rekor kejatuhan terburuk sejak Maret 1983, atau dalam 43 tahun terakhir.
Berdasarkan data Refinitiv pada Jumat (20/3/2026), harga emas ditutup ambruk 3,32 % ke posisi USD 4.494,02 per troy ons.
Pelemahan tajam ini memperpanjang derita emas yang telah merosot hingga 13,43% selama delapan hari beruntun.
Posisi penutupan tersebut merupakan yang terendah dalam tiga bulan terakhir.
Secara akumulatif dalam sepekan, harga emas anjlok 10,58%, menjadikannya rapor mingguan paling kelam sejak empat dekade silam.
Pemicu utama rontoknya harga logam mulia adalah laporan rencana Amerika Serikat untuk mengerahkan tambahan ribuan marinir dan pelaut ke Timur Tengah.
Langkah militer ini memicu kekhawatiran pasar akan lonjakan harga minyak bumi yang dapat memicu inflasi tinggi, yang pada gilirannya akan memaksa bank sentral menaikkan suku bunga.
Kondisi ini membuat indeks dolar AS menguat tajam ke level 99,65, sementara imbal hasil (yield) US Treasury 10 tahun melesat ke 4,39%, level tertinggi sejak Juli 2025.
Penguatan dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sementara kenaikan yield obligasi mengurangi daya tarik emas karena aset ini tidak memberikan imbal hasil.
Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa arah kebijakan moneter ke depan menghadapi tingkat ketidakpastian yang sangat tinggi akibat perang yang meluas.
Hal ini diperparah dengan ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa dan Bank of England kemungkinan besar akan menaikkan suku bunga pada April mendatang.
Dampak pada Harga Emas Domestik Sabtu 21 Maret 2026
Anjloknya harga emas dunia turut memberikan tekanan pada pasar domestik di Indonesia.
Memasuki hari Sabtu (21/3/2026), harga emas batangan menunjukkan tren penurunan di beberapa produsen, meskipun harga Antam terpantau stagnan setelah sempat ambles signifikan pada hari sebelumnya.
Berikut adalah perbandingan harga emas untuk ukuran 1 gram per Sabtu, 21 Maret 2026:
Jenis Emas Harga Hari Ini (per Gram) Perubahan
Antam Rp 2.893.000 Tetap (Stagnan)
UBS Rp 2.933.000 Turun Rp 11.000
Galeri 24 Rp 2.920.000 Turun Rp 10.000
Penurunan harga pada cetakan UBS dan Galeri 24 memberikan pilihan yang lebih beragam bagi investor di akhir pekan.
Sementara itu, harga buyback atau jual kembali emas Antam saat ini berada di kisaran Rp 2.610.000 per gram.
Gejolak di pasar global diperkirakan masih akan berlanjut. Analis menyebut logam mulia akan menjadi sangat volatil dalam waktu dekat seiring dengan perkembangan situasi geopolitik dan respons kebijakan bank sentral dunia terhadap inflasi energi.&&&
Editor : Ibnu Yunianto