DENPASAR, radarbali.jawapos.com - PT Lovina Beach Brewery Tbk memulai langkah awal menuju ekspansi internasional dengan mengekspor salah satu produk minuman terbarunya, yakni LIBARRON. Tidak main-main, brand baru ini langsung ekspor ke Singapura dengan nilai sekitar Rp5 Miliar untuk batch pertama.
Ini sekaligus menandai transformasi Perseroan dari produsen craft brewery lokal menjadi merek minuman dengan ambisi global.
Perseroan pertama kali memperkenalkan produk baru tersebut pada acara peluncuran resmi yang diselenggarakan di Bali di akhir Desember 2025, bersamaan dengan produk baru lainnya, yakin Clarissa, dan Coco Bali Rtd.
LIBARRON menjadi whisky premium yang unik karena memadukan teknik distilasi Skotlandia dengan kondisi alam Bali yang diproduksi melalui proses fermentasi dan distilasi yang cermat.
Kemudian precision aging untuk memperoleh kualitas terbaik, karakter rasa yang halus, dan aroma yang kompleks serta seimbang.
Metode yang memanfaatkan panas, kelembapan, dan energi vulkanik Bali untuk mempercepat interaksi spirit dengan cask Limousin French oak.
Setiap botol LIBARRON Whisky mencerminkan perpaduan antara keahlian produksi lokal Indonesia dengan standar internasional dalam pembuatan whisky premium. LIBARRON adalah whisky Skotlandia pertama yang diciptakan di Bali, dengan karakter smooth, berani dan artistik.
Pada acara tersebut LIBARRON juga mendapatkan Rekor MURI sebagai Wiski Lokal Pertama yang Berkolaborasi dengan Museum Van Gogh melalui produk LIBARRON Whisky x Van Gogh Starry Night edisi terbatas sebanyak 1.889 botol sesuai dengan tahun 1889 dimana Van Gogh melukis Starry Night.
Saat ini Perseroan telah memulai langkah awal dengan melakukan penjualan ke pasar internasional, yakni ke Singapura. Lebih jauh, Perseroan akan terus melanjutkan penetrasi ke pasar global, terutama ke hotel berbintang lima, bar premium dan sejenisnya.
Langkah ekspor ini menjadi tonggak penting bagi Perseroan dalam memasuki pasar internasional sekaligus memperluas jangkauan distribusi produk minuman yang terinspirasi dari karakter dan gaya hidup Bali.
Singapura dipilih sebagai pasar internasional pertama karena posisinya sebagai salah satu pusat konsumsi minuman premium paling berkembang di Asia. Selain memiliki basis konsumen dengan daya beli tinggi, Singapura juga dikenal sebagai hub perdagangan regional yang memberikan akses luas ke jaringan distribusi internasional.
Bagi Perseroan, dengan identitas Bali yang melekat menjadi nilai diferensiasi produk Perseroan yang kuat. Pulau yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata paling populer di dunia ini setiap tahunnya menarik jutaan wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Reputasi Bali sebagai simbol gaya hidup tropis, budaya yang autentik, serta destinasi wellness tourism menjadikannya memiliki daya tarik global yang kuat.
Perseroan menilai bahwa daya tarik yang sama yang membawa wisatawan datang ke Bali juga dapat mendorong permintaan terhadap produk minuman yang terinspirasi dari bahan baku serta karakter budaya pulau tersebut.
Momentum tersebut juga didukung oleh tren industri global. Permintaan terhadap craft beverage, minuman premium, serta minuman ready-to-drink meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kalangan konsumen muda yang mulai beralih dari minuman mass-market traditional menuju produk dengan identitas dan kisah dibalik produk yang lebih kuat.
COCO BALI Ready-to-Drink (RTD) & CLARISSA Liqueur
Selain Libarron Whisky, Perseroan dengan bangga memperkenalkan dua inovasi terbaru dalam portofolio minuman beralkohol premium, yaitu CLARISSA Liqueur dan COCO BALI Ready-to-Drink (RTD), yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman konsumsi yang berbeda melalui perpaduan keunikan bahan lokal Bali dan pendekatan modern dalam pengembangan produk.
CLARISSA Liqueur: Pionir Minuman Alkohol Premium untuk Perempuan
CLARISSA Liqueur merupakan terobosan sebagai salah satu minuman alkohol pertama di Indonesia yang secara khusus dirancang untuk segmen perempuan. Produk ini menekankan keseimbangan rasa, kelembutan karakter, serta pengalaman sensori yang elegan.
Diformulasikan menggunakan bahan-bahan khas Bali yang unik, seperti kelapa kopyor dan golden salak, CLARISSA menghadirkan profil rasa yang halus, aromatik, dan berkarakter. Seluruh proses produksinya dilakukan dengan standar higienis tinggi serta menggunakan bahan baku premium pilihan, menjadikan CLARISSA sebagai representasi harmoni antara kualitas, inovasi, dan identitas lokal.
COCO BALI RTD: Inovasi Minuman Siap Konsumsi dengan Karakter Tropis
COCO BALI RTD dikembangkan sebagai ekstensi dari CLARISSA Liqueur untuk menjawab kebutuhan pasar akan minuman beralkohol yang lebih ringan dan praktis. Berbasis pada formulasi CLARISSA, produk ini diperkaya dengan tambahan bahan agave, menghasilkan minuman siap konsumsi dengan kadar alkohol lebih rendah serta karakter rasa yang lebih segar dan mudah dinikmati.
Dengan mengusung konsep gaya hidup modern dan kepraktisan, COCO BALI tetap mempertahankan positioning premium melalui kualitas bahan dan keunikan cita rasa tropis Bali.
Strategi Pengembangan dan Ekspansi Global
Kedua produk ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan dalam membangun portofolio minuman premium yang mengangkat kekayaan bahan baku tropis Indonesia, khususnya Bali. Melalui pemanfaatan bahan seperti kelapa, ekstrak buah, dan agave, Perseroan berkomitmen menghadirkan produk dengan identitas yang kuat serta daya saing global.***
Fasilitas brewery yang berlokasi di Bali tidak hanya berfungsi sebagai pusat produksi, tetapi juga sebagai elemen penting dalam strategi branding yang menegaskan asal-usul dan nilai autentik di balik setiap produk.
Perseroan telah melakukan ekspor perdana ke Singapura sebagai langkah awal penetrasi pasar internasional. Selanjutnya, ekspansi direncanakan ke berbagai pasar Asia lainnya, termasuk Hong Kong, Jepang, dan China.
Sejalan dengan strategi tersebut, Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan pada tahun 2026 mencapai hingga dua kali lipat dibandingkan pencapaian tahun 2025.***
Editor : M.Ridwan