RADAR BALI - Tren pergerakan harga logam mulia mengalami koreksi yang cukup signifikan pada perdagangan Kamis, 28 Mei 2026.
Bagi Anda yang sedang memantau portofolio investasi atau berencana melakukan pembelian, baik harga di butik resmi maupun di gerai pengetatan seperti Pegadaian, seluruhnya kompak menunjukkan penurunan harga.
Koreksi serentak ini melanda tiga produsen emas batangan utama yang paling diminati masyarakat, yaitu Antam, UBS, dan Galeri 24.
Berikut adalah rangkuman detail update harga emas batangan hari ini, Kamis, 28 Mei 2026:
1. Harga Emas Antam Hari Ini
Mengacu pada situs resmi Logam Mulia (pukul 08.43 WIB), harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) merosot tajam sebesar Rp 31.000 menjadi Rp 2.754.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback (beli kembali) juga ikut anjlok Rp 37.000 ke level Rp 2.557.000 per gram.
Bagi Anda yang membelinya melalui gerai Pegadaian, harga emas Antam dipatok sedikit berbeda karena adanya biaya cetak dan distribusi resmi:
0,5 gram: Rp 1.501.000
1 gram: Rp 2.897.000
2 gram: Rp 5.731.000
5 gram: Rp 14.248.000
2. Harga Emas UBS Hari Ini
Emas cetakan PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) yang tersedia di Pegadaian turut mengalami pelemahan.
Untuk ukuran pecahan 1 gram, emas UBS hari ini mengalami koreksi sebesar Rp 17.000 dari perdagangan hari sebelumnya.
Rincian harga emas cetakan UBS hari ini:
0,5 gram: Rp 1.528.000
1 gram: Rp 2.825.000
2 gram: Rp 5.607.000
5 gram: Rp 13.855.000
3. Harga Emas Galeri 24 Hari Ini
Merek internal anak perusahaan Pegadaian, Galeri 24, menawarkan alternatif investasi dengan harga yang relatif paling terjangkau di antara ketiganya pada perdagangan hari ini.
Emas Galeri 24 ukuran 1 gram ditutup menyusut Rp 8.000 dibandingkan transaksi Rabu kemarin.
Rincian harga emas cetakan Galeri 24 hari ini:
0,5 gram: Rp 1.455.000
1 gram: Rp 2.774.000
2 gram: Rp 5.481.000
5 gram: Rp 13.602.000
Pembelian emas batangan langsung di Butik Antam akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,25 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017.
Penurunan serentak hari ini bisa menjadi momentum menarik bagi para investor yang ingin melakukan akumulasi aset atau menerapkan strategi dollar-cost averaging (DCA) di saat harga sedang terkoreksi.***
Editor : Ibnu Yunianto