RADAR BALI - Kabar mengejutkan datang bagi para pengguna kendaraan bermotor yang biasa mengisi bahan bakar non-subsidi.
PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga komoditas bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai hari ini, Rabu, 10 Juni 2026.
Kenaikan yang cukup signifikan ini menyasar jenis BBM favorit masyarakat kelas menengah, salah satunya adalah Pertamax (RON 92).
Bagi Anda yang terbiasa mengisi tangki kendaraan dengan Pertamax, bersiaplah merogoh kocek lebih dalam.
Harga Pertamax mengalami lonjakan sekitar 32,11% atau melonjak sebesar Rp 3.950 dari harga lama Rp 12.300 per liter, kini menjadi Rp 16.250 per liter. Angka baru ini berlaku untuk wilayah Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.
Tidak hanya Pertamax, varian ramah lingkungan Pertamax Green 95 (RON 95) juga ikut terkerek naik. Harganya melonjak dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter, atau mengalami kenaikan sebesar Rp 4.100 (31,78%).
Manajemen Pertamina menjelaskan bahwa langkah penyesuaian berkala ini diambil berdasarkan mekanisme yang berlaku dengan tetap memperhatikan kondisi perekonomian dan daya beli masyarakat.
Ada beberapa faktor eksternal utama yang memicu lonjakan harga yang cukup drastis ini, di antaranya kenaikan harga minyak mentah dunia yang terus melambung tinggi, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, yang meningkatkan beban biaya impor bahan baku.
Selain itu, penyesuaian formula harga BBM nonsubsidi yang harus mengikuti fluktuasi pasar global secara berkala.
Dampak dan Peta Harga BBM Lainnya
Kenaikan yang menyentuh angka di atas 30 persen ini diprediksi akan membawa dampak beruntun di tengah masyarakat. Konsumen dipastikan harus mengatur ulang pos pengeluaran bulanan mereka karena biaya operasional kendaraan pribadi akan meningkat signifikan.
Selain itu, sektor logistik dan distribusi juga berpotensi terdampak, yang pada akhirnya memicu kekhawatiran terjadinya cost-push inflation atau kenaikan harga barang dan jasa di pasar.
Bagi konsumen yang ingin mencari alternatif atau memantau jenis BBM lainnya, berikut adalah rincian lengkap harga terbaru BBM Pertamina yang berlaku mulai hari ini:
Jenis BBM Harga Lama Harga Baru Status
Pertamax (RON 92) Rp 12.300 Rp 16.250 Naik Rp 3.950
Pertamax Green (RON 95) Rp 12.900 Rp 17.000 Naik Rp 4.100
Pertamax Turbo (RON 98) Rp 16.500 Rp 20.750 Naik Rp 4.250
Dexlite (CN 51) Rp 13.950 Rp 13.200 Turun Rp 750
Pertamina Dex (CN 53) Rp 14.650 Rp 13.850 Turun Rp 800
Pertalite (RON 90) Rp 10.000 Rp 10.000 Tetap
Solar (Subsidi) Rp 6.800 Rp 6.800 Tetap
Menariknya, tren kenaikan ini tidak terjadi pada lini bahan bakar diesel nonsubsidi.
Dexlite dan Pertamina Dex justru mengalami penurunan harga masing-masing sebesar Rp 750 dan Rp 800 per liter, memberikan sedikit angin segar bagi para pengguna kendaraan mesin diesel.
Sementara itu, bagi masyarakat luas yang mengandalkan BBM bersubsidi, pemerintah masih mempertahankan harga Pertalite di angka Rp 10.000 per liter dan Solar subsidi di angka Rp 6.800 per liter demi menjaga stabilitas ekonomi masyarakat bawah.
Dengan peta harga baru ini, masyarakat diharapkan bisa lebih bijak dalam mengatur mobilitas harian mereka.***
Editor : Ibnu Yunianto