Wolfgang's Steakhouse Buka di Bali, Sajikan Steak Daging Sapi dengan Proses Dry Aged 28 Hari

Admin Radar Bali • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:25 WIB
DRY AGED: Mr. Peter Zwiener, Co-Founder Wolfgang
DRY AGED: Mr. Peter Zwiener, Co-Founder Wolfgang's Steakhouse pamerkan daging sapi dengan metode dry aged selama 28 hari. 

 

MANGUPURA, radarbali.jawapos.com - Wolfgang's Steakhouse ramaikan dunia kuliner Bali dengan membuka restoran terbarunya di Parc Valle, Jalan Petitenget Nomor 6 Badung (21/8).

Sebelumnya, Wolfgang's Steakhouse telah memiliki dua cabang di Jakarta.

Restoran steak premium asal Manhattan, New York, Amerika Serikat ini hadir di Bali dengan membawa konsep steakhouse bergaya klasik New York.

Grand Opening Wolfgang's Steakhouse Bali di Petitenget menjadi langkah ekspansi Wolfgang's Steakhouse untuk menjangkau pasar Bali yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata dunia.

Mr. Peter Zwiener selaku Co-Founder of Wolfgang's Steakhouse menegaskan, pihaknya memilih lokasi Petitenget, karena berada di kawasan yang ramai wisatawan, ekspatriat, maupun masyarakat lokal.

STANDAR AMERIKA: Wolfgang
STANDAR AMERIKA: Wolfgang's Steakhouse menggunakan daging impor dengan kualitas premium.

"Kami memiliki lokasi yang tepat, berjarak dekat dan dapat dijangkau dengan berjalan kaki dari banyak hotel.

Ada banyak wisatawan, banyak warga lokal, dan ini adalah area yang sangat hidup di Bali," kata Mr. Peter Zwiener.

Wolfgang's Steakhouse didirikan pada 2004 oleh Wolfgang Zwiener, lalu diteruskan anaknya, Mr. Peter Zwiener.

Restoran ini dikenal dengan sajian steak premium bergaya Amerika klasik dengan metode dry-aging sebagai salah satu ciri khasnya.

Daging USDA Prime melalui proses dry-aging selama 28 hari sebelum dipanggang pada suhu ekstrem mencapai 800 derajat Celsius.

Proses tersebut bertujuan menghasilkan bagian luar daging dengan crust karamel, sekaligus mempertahankan kelembutan dan cita rasa daging di bagian dalam.

Wolfgang's Steakhouse menyebut daging yang digunakan berasal dari kategori USDA Prime.

Daging tersebut disebut hanya mencakup sekitar 2 persen dari seluruh produksi daging sapi di Amerika Serikat yang masuk kategori Prime.

Peter Zwiener menjelaskan, proses dry-aging dilakukan secara langsung di masing-masing restoran.

"Kami membeli semua daging sapi dalam kondisi segar. Tidak pernah dibekukan. Kami membeli langsung dari tempat pemotongan hewan.

Jadi, di setiap 49 lokasi, kami mengirimkan daging sapi ke masing-masing lokasi dan kami melakukan proses dry-aged langsung di tempat (on-premise)," kata Peter Zwiener.

Dalam proses tersebut, daging disimpan pada suhu sekitar 1 hingga 3 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan sekitar 70 persen selama kurang lebih 28 hari.

Menurut pihak Wolfgang's Steakhouse, proses pematangan kering membuat daging menjadi lebih empuk sekaligus menghasilkan cita rasa yang lebih kuat.

Peter Zwiener mengatakan Bali menjadi pilihan penting dalam ekspansi Wolfgang's Steakhouse karena memiliki karakter pasar yang sesuai dengan konsep restoran.

Selain menjadi destinasi wisata internasional, Bali juga memiliki masyarakat lokal dan ekspatriat yang menjadi bagian dari pasar kuliner premium.

"Oleh karena itu, kami hadir di Bali, karena Bali mewakili sebuah tempat yang kaya budaya dan indah di mana banyak wisatawan datang, tetapi juga banyak warga lokal yang berkunjung ke Bali.

Jadi, kami hanya ingin memperluas cita rasa luar biasa dari steakhouse bergaya New York di Bali," kata Peter Zwiener.

Untuk itu, Wolfgang's Steakhouse berupaya memadukan suasana tropis Bali dan karakter restoran yang identik dengan steakhouse New York.

Sementara itu, Ms. Lydia D'Amato selaku Co-Founder of Wolfgang's Steakhouse menegaskan komitmen untuk mempertahankan kualitas produk dan pelayanan di setiap lokasi.

Menurutnya, pengalaman Wolfgang's Steakhouse di Jakarta menjadi salah satu dasar kepercayaan untuk memperluas jaringan ke Bali.

"Enam tahun lalu, Anda menyambut kami di Jakarta, di negara Anda, dan kami diterima dengan sangat baik.

Kami telah diterima di Jakarta dengan sangat baik dan juga di Asia Tenggara dimana kami juga membawa konsep pantai. 

Hari ini, kami merasa bahwa Bali dengan semua pariwisata dan ekspatriatnya menjadi salah satu lokasi yang selalu disukai orang untuk dikunjungi dan menyempatkan diri untuk datang ke Bali," ungkapnya.

Kehadiran Wolfgang's Steakhouse di Parc Valle Petitenget tidak hanya menawarkan menu steak premium.

Restoran ini juga mengusung pengalaman fine dining dengan suasana elegan, pilihan wine, serta hospitality yang menjadi bagian dari konsep restoran. (tis)

Editor : Rosihan Anwar
Wolfgang's Steakhouse restoran di petitenget