Kisah Roda Kehidupan Nyoman di Bali dan Apresiasi Smartphone Baru Dari Gojek  

Rosihan Anwar • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 16:38 WIB

 

Nyoman Apriyuda, 48.
Nyoman Apriyuda, 48.

 

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Jalanan Bali bukan sekadar hamparan aspal yang menghubungkan satu titik ke titik lain bagi Nyoman Apriyuda, 48.

Di atas roda dua yang ia kendarai selama hampir satu dekade, tersimpan jejak langkah perjuangan untuk menghidupi keluarga serta kebebasan yang tak ternilai harganya.

Menjadi mitra Gojek selama hampir 10 tahun memberikan Nyoman ruang untuk tetap produktif tanpa harus kehilangan momen berharga bersama keluarga maupun menjalankan berbagai prosesi adat yang menjadi nafas kehidupan masyarakat Bali.  

Fleksibilitas waktu adalah hadiah terbesar dalam profesinya. Tanpa kerumitan prosedur izin di balik meja kantor, Nyoman memegang kendali penuh atas waktunya, kapan harus melaju menjemput rezeki, kapan harus hadir dalam upacara adat, dan kapan saatnya beristirahat bersama sang istri.

Dari setiap putaran roda, dapur keluarga tetap ngebul dan senyum hangat di rumah terus terjaga.  

Kini, berkat dedikasi dan kesetiaannya sebagai Mitra Gojek, ia mendapatkan apresiasi sebagai Mitra Perintis Jalan.

Mitra Perintis Jalan merupakan bagian penting dari perjalanan Gojek. Mereka adalah orang-orang pertama yang menggerakkan layanan Gojek di berbagai kota, menghadapi berbagai tantangan sejak hari pertama, sekaligus turut membangun kepercayaan masyarakat terhadap Gojek hingga saat ini.  

Langkah ini merupakan bagian dari perluasan Program Apresiasi Mitra (PAM) Gojek sejak tahun 2026.

Skema apresiasi yang dihadirkan kini semakin menyeluruh, mencakup aspek perlindungan, kesejahteraan keluarga, hingga dukungan kerja harian.

Cakupan PAM meliputi akses BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, BHR, beasiswa pendidikan anak, paket perlengkapan sekolah, poin Swadaya, kuota internet, kesempatan Umrah, hingga bentuk apresiasi khusus bagi Mitra Legend dan Mitra Perintis Jalan.  

Kehadiran smartphone baru ini menjadi angin segar bagi Nyoman.

Jika sebelumnya satu perangkat harus berbagi peran untuk urusan kerja dan personal, kini ia bisa memisahkan kebutuhan operasional harian secara lebih rapi dan responsif.

Layar baru ini tidak hanya mempermudah pekerjaannya menerima orderan, tetapi juga menjadi simbol pengakuan atas dedikasinya yang tak pernah padam selama bertahun-tahun.  

Apresiasi ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Gojek dalam mendukung kesejahteraan mitranya, mulai dari perlindungan BPJS, beasiswa mitra dan anak mitra, hingga paket dukungan operasional harian.

Bagi Nyoman, bantuan smartphone anyar ini mungkin terasa sederhana, namun maknanya sangat mendalam.

Ini adalah bukti bahwa perjalanan panjang hampir satu dekade yang ia tempuh tak pernah berjalan sendirian, melainkan tumbuh bersama ekosistem yang saling menghargai.  

Bambang AW selaku Head of Ops Gojek menyampaikan “Gojek dapat terus melangkah jauh hingga hari ini berkat kontribusi besar para Mitra Driver, khususnya para Perintis Jalan yang telah percaya dan tumbuh bersama kami sejak awal.

Smartphone ini adalah wujud terima kasih kami atas perjalanan panjang tersebut.

Kami menyadari bagi mitra, ponsel bukan cuma alat komunikasi, melainkan instrumen utama untuk menjemput rezeki.

Kami berharap perangkat ini dapat mempermudah operasional harian serta membawa manfaat nyata bagi 9.000 mitra penerima beserta keluarganya.”

 

 

 

 

 

Editor : Rosihan Anwar
mitra gojek gojek indonesia