SURABAYA, radarbali.jawapos.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (PLN UIP JBTB) kembali mengukuhkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Komitmen ini dibuktikan dengan raihan penghargaan kategori Gold dalam ajang bergengsi Indonesia SDGs Award (ISDA) atas keberhasilan pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Biokonversi Maggot Black Soldier Fly (BSF) di Kabupaten Tabanan, Bali, yang dijalankan melalui kolaborasi erat bersama Komunitas Daur Tera.
Penghargaan ini diserahkan atas kontribusi aktif PLN UIP JBTB bersama mitra komunitas dalam mendukung Pilar 12 Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption and Production).
Pencapaian ini menegaskan bahwa peran PLN UIP JBTB tidak hanya berfokus pada penyediaan dan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan guna menjaga keandalan pasokan energi di wilayah Jawa Timur, Madura, dan Bali.
Lebih dari itu, pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen PLN yang senantiasa memperhatikan dan peduli terhadap pelestarian lingkungan serta secara konsisten mengimplementasikannya melalui aksi konkret di lapangan.
Program Biokonversi Maggot BSF yang digagas di Tabanan, Bali, difokuskan pada pengolahan sampah organik rumah tangga dan pasar secara terpadu melalui pemanfaatan larva lalat Black Soldier Fly.
Dalam pelaksanaannya, PLN UIP JBTB berkolaborasi aktif dengan Komunitas Daur Tera untuk pendampingan edukasi, pemilahan dari sumber, hingga pengelolaan operasional biokonversi.
Sinergi ini dinilai berhasil menciptakan sistem pengelolaan limbah organik yang alami, cepat, higienis, serta berbasis partisipasi masyarakat.
General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas penghargaan yang diterima serta mengucapkan terima kasih atas kerja sama lintas sektor dengan Komunitas Daur Tera.
"Penghargaan Gold di ajang Indonesia SDGs Award ini merupakan apresiasi sekaligus dorongan bagi kami di PLN UIP JBTB untuk terus menghadirkan program berbasis keberlanjutan.
Melalui kolaborasi strategis bersama Komunitas Daur Tera, program TJSL Biokonversi Maggot BSF ini tidak hanya terbukti efektif mengurangi dampak sampah makanan (food waste) yang ada di Kabupaten Tabanan, tetapi juga menciptakan rantai ekonomi sirkular (circular economy) bagi masyarakat lokal," ujar Hendro Prasetyawan.
Hendro juga menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian tak terpisahkan dari setiap operasional dan komitmen PLN di lapangan.
"Fokus PLN UIP JBTB tidak hanya sebatas menyediakan dan membangun infrastruktur ketenagalistrikan yang handal, tetapi juga menjadi bukti komitmen kami dalam memperhatikan dan peduli terhadap lingkungan.
Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah pembangunan PLN diiringi dengan implementasi program kepedulian lingkungan yang memberikan dampak nyata, seperti pengolahan sampah organik yang terintegrasi ini," tegas Hendro.
Hendro menambahkan bahwa sinergi bersama Komunitas Daur Tera berhasil mengoptimalkan hasil olahan biokonversi maggot BSF menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, seperti pakan ternak tinggi protein bagi pembudidaya ikan dan peternak unggas, serta pupuk organik kaya nutrisi (kasgot) untuk pertanian tempatan.
"Sampah organik yang sebelumnya menjadi beban lingkungan kini diubah menjadi sumber daya yang memberi nilai tambah ekonomi berkat aksi bersama komunitas.
Dengan begitu, masyarakat tidak hanya mendapatkan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga kemandirian ekonomi yang berkelanjutan," tambah Hendro.
Melalui pencapaian ini, PLN UIP JBTB membuktikan komitmennya dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara nyata dan berkelanjutan, merangkul komunitas lokal guna menciptakan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar area operasional proyek.
Editor : Rosihan Anwar