DENPASAR, radarbali.id- Sebagaimana halnya Soetomo, seorang anak muda di tahun 1908 yang memelopori pergerakan kebangkitan nasional dan berujung ke kemerdekaan Indonesia, kini Indonesia memasuki masa generasi emas di mana lebih banyak anak muda yang produktif dan berpotensi untuk menjadi pemimpin di masa depan.
Untuk itu, Anantarupa Studios sebagai pengembang gim Lokapala yang merupakan gim Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) pertama Indonesia, mengajak pelajar-pelajar muda dari seluruh Indonesia untuk berpartisipasi di ajang Ksatriya Mahardhika.
Ajang Ksatriya Mahardhika itu sendiri tidak hanya berupa pertandingan esports, namun juga memiliki rangkaian acara yang mengangkat budaya lokal dan edukasi dunia gim sebagai sumber ekonomi baru yang bisa mengusung Indonesia ke ranah Internasional lewat diplomasi budaya.
Yuda Mahendra Putra, CEO PT ESL Creative Group selaku pelaksana event di Bali antusias menjelaskan kompetisi E-Sports Ksatriya Mahardika mendapat dukungan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.
“Kami optimis ini akan jadi agenda rutin. Semoga Gim Lokapala lebih dikenal masyarakat luas, hingga ke luar negeri," ungkap Yuda. (tis/ken)
Editor : Rosihan Anwar