INI ritual khusus terkait pusaka. Tradisi ngerebek keris Ki Baru Gajah ini ritual mengantarkan keris Ki Baru Gajah dengan berjalan kaki sejauh 14 kilometer dari Puri Kediri menuju Pura Pekendungan di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan.
Ritual ini dihelat keluarga Puri Kediri bersama krama desa di enam banjar di Desa Adat Kediri. Saat melaksanakan tradisi itu diiringi dengan gong baleganjur lengkap dengan atributnya. Antara lain tombak, kober atau bendera, dan lainnya.
Penglisir Puri Kediri sekaligus pengenceng Kahyangan Pura Pekendungan, Desa Beraban I Gusti Ngurah Anom Widnyana mengaku ritual ngerebek Keris Ki Baru Gajah menuju Pura Pekendungan memang rutin digelar setiap enam bulan sekali. Yakni digelar bertepatan saat perayaan hari Raya Kuningan (Saniscara Kliwon Kuningan).
Namun sebelum dilakukan tradisi ini, ritual yang harus dijalankan terlebih dulu adalah setiap Tumpek Landep (hari penyucian senjata/pusaka) tentunya dihaturkan pusaka keris Ki Baru Gajah untuk dipasupati. Agar kesucian tetap terjaga.
Tradisi ngerebek Keris Ki Baru Gajah sejatinya sudah lama ada sejak Keris Ki Baru Gajah pemberian Dang Hyang Dwijendra diberikan kepada keluarga Puri Kediri.
“Jadi sekitar tahun 1589 tradisi sudah ada. Itu yang jelas beliau menganugerahkan keris Ki Baru Gajah tersebut,” ungkap Ngurah Anom.
Bukan tanpa alasan sehingga rutin menggelar tradisi ngerebek Keris Ki Baru Gajah, ini berfungsi sebagai penangkluk merana. Dengan tujuan dan nilainya menghilangkan aura-aura negatif di muka bumi ini. “Semacam menetralisir (penangluk merana),” ujarnya.
Ritual Ngerebek Keris Ki Baru Gajah menuju Pura Pekendungan, mengingat pura itu melambangkan kesuburan. “Alam Tabanan ini identik dengan pertanian. Kita minta juga aura-aura negatif bisa dinetralisir soal serangan hama tanaman dan hama penyakit pula. Agar cepat sirna,” jelasnya.
Dia menambahkan saat tradisi ngerebek dilakukan ada sekitar 600 krama yang mengantar ke Pura Pekendungan. Tidak semua enam banjar di Desa Adat Kediri ikut mengantarkan, karena sesuai kesepakatan enam banjar digilir melakukan tradisi ngerebek keris Ki Baru Gajah yang dilakukan setiap enam bulan sekali.
“Tadi krama Banjar Delod Puri Kediri yang melakukan tradisi ngerebek Keris Ki Baru Gajah,” pungkasnya. [juliadi/radar bali]
Editor : Hari Puspita