Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kharisma Presiden Joko Widodo di Buleleng, Pedagang Tempe Mendoakan, Pemuda Hias Wajah Plastik

M.Ridwan • Jumat, 3 Februari 2023 | 04:00 WIB
HISTERIS: Tutik Handayani pedagang tempe (kiri) saat berfoto bersama Presiden Joko Widodo.
HISTERIS: Tutik Handayani pedagang tempe (kiri) saat berfoto bersama Presiden Joko Widodo.
Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Buleleng. Kedatangannya dinantikan masyarakat. Banyak yang rela berdesak-desakan hanya untuk melihat sosok presiden dari dekat. Ada juga yang siapkan souvenir untuk diberikan pada sang presiden.

BANDUL waktu baru menunjukkan pukul 10.30. Cuaca cukup mendung, tapi tak sampai turun hujan. Satu persatu masyarakat berdatangan ke Jalan Sawo, tepatnya di pintu masuk sisi utara Pasar Anyar Singaraja.

Pasar Anyar menjadi salah satu lokasi kunjungan Presiden Joko Widodo. Ini merupakan pasar tertua di Bali Utara, sekaligus pasar terbesar dengan perputaran transaksi tertinggi bila dibandingkan dengan pasar-pasar lain.

Masyarakat dengan sabar menanti kedatangan presiden. Semula Joko Widodo diagendakan sampai di Pasar Anyar pada pukul 11.30 siang. Namun presiden baru sampai pada pukul 12.50. Meski terlambat, kedatangannya tetap dinanti.

Mulai dari anak-anak hingga lansia, perempuan, laki-laki, hingga transgender, rela berdesak-desakan hanya untuk melihat Jokowi dari dekat. Mereka juga harus rela saling dorong dengan aparat kemananan yang bertugas menjaga jarak aman selama proses kunjungan.

Saat berkunjung ke Pasar Anyar, Jokowi semula diagendakan berdialog dengan Pedagang Kaki Lima (PKL). Pedagang itu sebenarnya sudah bersiap di Jalan Sawo sejak pagi. Namun dalam waktu singkat agenda berubah. Jokowi hanya membagikan sembako dan bantuan kemasyarakatan kepada sejumlah pedagang. Bantuan itu berupa uang tunai Rp 1,2 juta.

Sejumlah pedagang yang menerima mengaku sangat bersyukur mendapat bantuan tersebut. “Alhamdulilah saya ada rejeki, bisa saya pakai beli beras. Banyak terima kasih atas kedatangan Pak Jokowi. Bangga sekali bisa bersalaman dengan beliau,” kata Maemunah, pedagang asal Desa Sangsit.

Maemunah mengaku telah berjualan ikan di pasar sejak 1985 silam. Dari hasil berjualan ikan pula dia bisa menyekolahkan anak-anak. “Tumben saya jumpa presiden sampai ke pasar. Dari tahun berapa, saya belum taen jumpa,” ceritanya.

Lain lagi dengan Tutik Rahayu, warga Kelurahan Banyuasri. Tutik sudah berjualan tempe sejak 2007 silam. Ia mendapat kabar agenda kunjungan presiden sejak Senin (30/1) lalu. Saat itu sejumlah tim pengamanan datang dan diikuti dengan agenda bersih-bersih di areal pasar. “Pedagang dari waktu itu sudah antusias sekali,” ujarnya.

Tutik bercerita, semalam sebelum kunjungan presiden, ia menunaikan doa. Memohon agar mendapat kesempatan bersalaman dan berfoto dengan presiden. Ternyata doanya mustajab. Permintaan itu terkabul. Bahkan dia juga mendapat bantuan senilai Rp 1,2 juta.
“Alhamdulilah dikabulkan doa saya. Mungkin ini mukjizat, karena katanya susah sekali berfoto sama beliau. Nanti BLT ini rencananya saya pakai untuk tambahan modal. Biar pendapatan tambah besar. Pokoknya rasanya hari ini campur aduk, senangnya minta ampun, serasa mimpi,” imbuhnya.

Lain halnya dengan Gede Praja Mahardika, 32. Pemuda pegiat lingkungan itu sejak pagi kemarin sudah berada di areal Pasar Anyar Singaraja. Ia membawa sebuah tas selempang berwarna merah. Di dalamnya terdapat lukisan wajah plastik dengan gambar wajah Jokowi. Bingkisan itu sempat ia berikan pada Jokowi dan diterima oleh Koordinator Staf Khusus Presiden Anak Agung Gde Ngurah Dwipayana.

Praja mengaku sudah mengikuti program-program Jokowi tatkala ia masih menjadi Wali Kota Solo hingga kini sebagai presiden. “Saya sangat terharu sekali karena saya mengikuti Pak Jokowi dari Wali Kota Solo sampai Beliau menjadi Presiden dan baru kali ini saya bisa ketemu langsung. Selama ini hanya memfoto saja,” ujar Praja. (eka prasetya/rid) Editor : M.Ridwan
#pasar anyar singaraja #pedagang doakan jokowi #pedagang tempe #Kunjungan Presiden #pemuda hias wajah