Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Terungkap, Ternyata Banyak Spot Mancing di Sana

Donny Tabelak • Minggu, 7 Mei 2023 | 11:05 WIB
Para angler mencari spot mancing terbaik di perairan Bali Utara, pada ajang Seririt Fishing Tournament #2. (FOTO EKA PRASETYA/RADAR BALI)
Para angler mencari spot mancing terbaik di perairan Bali Utara, pada ajang Seririt Fishing Tournament #2. (FOTO EKA PRASETYA/RADAR BALI)
Kabupaten Buleleng punya garis pantai terpanjang di seluruh Bali. Total panjangnya mencapai 157,05 kilometer. Dengan garis pantai terpanjang, praktis Buleleng punya banyak potensi di bidang bahari. Salah satunya wisata mancing.

Eka Prasetya, Buleleng

MENTARI baru saja menyingsing di ufuk timur. Namun para penghobi mancing sudah berkumpul di tepi Pantai Seririt. Mereka bersiap mengikuti Seririt Fishing Tournament #2.nTurnamen itu dihelat pada Sabtu (6/5) pagi.

Turnamen mancing di tengah laut kini tengah digandrungi. Setiap pagelaran, akan ada puluhan angler – sebutan para penghobi mancing – yang ikut serta dalam turnamen. Sekalipun mereka harus merogoh kocek ratusan ribu untuk berpartisipasi.

Terbukti pada ajang Seririt Fishing Tournament, ada 84 orang angler yang ikut ambil bagian. Mereka menggunakan 30 unit perahu yang disiapkan panitia.

Untuk mengetatkan kompetisi, panitia juga membatasi areal memancing. Para angler hanya diizinkan mencari spot mancing dengan batas barat adalah Pantai Pengastulan, sementara batas timur adalah Pantai Kalianget. Dengan rentang yang cukup sempit, praktis kompetisi berlangsung dengan ketat.

Kompetisi yang ketat itu menjadikan turnamen ini jadi salah satu turnamen bergengsi di Buleleng. Bahkan mantan Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG juga ikut ambil bagian. Dalam kompetisi itu, Sutjidra berhasil menangkap ikan kakap merah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Buleleng I Gede Putra Aryana mengatakan, Buleleng punya potensi pesisir yang sangat kaya. Baik dalam hal budidaya maupun penangkapan ikan. Menurutnya turnamen mancing juga jadi salah satu upaya baru dalam mengenalkan potensi bahari di Buleleng.

“Lewat turnamen seperti ini, ternyata banyak penghobi yang datang. Bahkan dari luar Buleleng. Ini akan mendorong promosi potensi bahari kita,” kata Aryana.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan potensi dan keragaman bahari di Bali Utara, ia meyakini akan semakin banyak penghobi yang datang ke Buleleng. Sehingga akan memberi dampak ekonomi pada masyarakat.

“Minimal jasa sewa jukung itu hidup. Kalau datang dari jauh, pasti juga dia mencari tempat menginap. Saya pikir ini bisa jadi salah satu wisata minat khusus. Kami akan kolaborasi dengan Dinas Pariwisata untuk promosinya,” demikian Aryana.

Selain diisi dengan ajang kompetisi, Seririt Fishing Tournament #2 juga dengan Gerakan Makan Ikan Sejak Dini. Dalam gerakan itu, DKPP Buleleng membagikan olahan ikan kepada 120 orang anak usia sekolah di wilayah Kelurahan Seririt.

  Editor : Donny Tabelak
#angler #Fishing Tournament #Pantai Kalian #Spot Mancing