Dia bukan pesohor macam pesinetron atau selebritis. Jacky adalah salah satu spesies orang utan yang ada di Bali Zoo, Singapadu, Gianyar. Tepat pada Senin (4/9/2023), Jacky merayakan ulang tahunnya ke 46. Dia disebut-sebut sebagai salah satu orang hutan tertua di Bali dan bahkan di Indonesia.
KALAU sudah merayakan hari jadi dia bak artis saja, layaknya. Perayaan ulang tahun Jacky digelar secara meriah di Bali Zoo, Gianyar. Pada perayaan itu, primata dengan nama latin Pongo Pygmaeus yang berasal dari kalimantan dan telah menjadi keluarga Bali Zoo sejak 21 tahun lalu itu disuguhi beragam jenis buah-buahan.
Beragam jenis buah kesukaannya ditata rapi di atas batu, tepat di atas kandangnya. Tampak juga sejumlah pengunjung terlibat langsung dalam perayaan itu. Jacky awalnya keluar dari kandang menuju bagian atas batu yang telah disuguhi buah-buahan.
Dengan sigap, dia mulai melahap satu per satu buah-buahan yang disajikan. Puluhan pengunjung juga ikut menyaksikan hingga menyanyikan lagu selamat ulang tahun.
Seperti ingin membagikan hidangan ulang tahunnya, Jacky tampak sesekali melempar buah ke arah pengunjung.
Meski relatif sudah tua, Jacky terlihat masih aktif. "Kami ingin ulang tahun Jacky digelar meriah karena dia sangat spesial buat kami dan kami ingin merayakan bersama pengunjung," kata Putu Agus Setiawan selaku Sales & Martketing Manager Bali Zoo, Senin (4/9/2023).
Dikatakannya bahwa Jacky didatangkan dari Ragunan saat masih kecil. Sejak saat itu dia menjadi ambasador Bali Zoo dan menjadi salah satu satwa yang paling disukai pengunjung. Di usianya yang kini semakin tua, dia masih aktif di release ke exhibit setiap pagi untuk mendapatkan sinar matahari pagi serta perawatan khusus dari tim dokter hewan berupa pemberian obat cacing dan vitamin.
"Keunikannya inilah yang membuat Jacky semakin terkenal dan disukai para pengunjung Domestik maupun Internasional. Di Bali zoo kami punya 6 orang hutan. Termasuk ada anak orang utan bernama Gandi yang berusia 6 tahun," tambahnya.
Nah, seiring dengan perayaan ulang tahun itu, Bali Zoo juga menggalakan kampanye konservasi cinta orang utan bekerjasama dengan Yayasan ASRI. Dalam kampanye itu, Bali Zoo berkolaborasi dengan lima seniman berbakat Bali untuk melukis di patung orangutan.
Kelima seniman tersebut adalah Yessiow, Raka Jana, Vonzealous,IBG Wiraga, dan Gusde Sidhi. Mereka melukis pada patung orang utan untuk menyampaikan pesan penting tentang konservasi orang utan.[*]
Editor : Hari Puspita