GIANYAR, radarbali.id -Karya seni lukisan telur menjadi salah satu benda seni yang paling diburu oleh para wisatawan saat berlibur ke Bali.
Adalah, Jro Amik, seorang pengelola toko penjualan lukisan telur di Banjar Negara Batuan, Gianyar. Sosok wanita yang kini berusia 43 tahun ini telah menjadi pengrajin yang menjual lukisan telur sejak tahun 2003 silam.
Sejak daluhu, Agung Dian Egg Panting, toko yang menjual lukisan terus bertransformasi hingga kini memiliki penggemarnya sendiri.
Lokasi keberadaan toko itu menjadi kawasan strategis yang kerap dilewati wisatawan yang ingin berburu karya seni.
Jro Amik mengatakan, tak mudah menjalankan bisnis ini. Selain karena harus terus mengikuti kemauan pasar, persaingan antara penjual lukisan telur juga menjadi salah satu tantangan bagi para penggemarnya.
Dia menjelaskan, lukisan telur yang dijualnya terdiri dari berbagai macam ukuran. Selain itu, juga terbuat dari beberapa macam bahan. Ada yang terbuat dari telur bebek atau angsa ada juga yang terbuat dari kayu yang dibentuk persis telur.
"Dari kayu bahan kayu asli Bali jenis Abesia. Ukurannya mengikuti telur aslinya," ujarnya saat ditemui di lokasi penjualan lukisan telur di Banjar Negara Batuan, Gianyar, Senin (17/6).
Dia mengungkap, sejauh ini lukis telur ini cukup diminati para wisatawan. Sebagian besar wisatawan yang menggemarinya adalah wisatawan mancanegara. Rata-rata, wisatawan mancanegara menyukai karya yang berbahan kayu.
"Sejauh ini yang paling diminati wisatawan adalah jenis telur kayu. Itu karena wisatawan mudah bawa pulang ke negaranya dan tak gampang pecah," bebernya. Ada sejumlah tema yang dilukis pada media telur ini. Mulai dari pewayangan hingga tema alam.
"Sejauh ini tamu Amerika yang paling dominan membeli lukisan telur ini. Yang paling disukai juga kebanyak tema alam," tambahnya.
Saat ini, karya lukis telur tersebut belum dipasarkan atau diexport ke luar negeri. Namun, rata-rata pembelinya adalah wisatawan asing yang berkunjung ke Bali. Sisanya adalah wisatawan domestik dsri luar Bali.***
Editor : M.Ridwan