Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Puluhan Karya Seni Lampion Dipamerkan dan Hiasi UVJF, Hasil Penjualan Disumbangkan untuk Anak Kanker di Bali  

Marsellus Pampur • Minggu, 4 Agustus 2024 | 03:17 WIB

 

KARYA LAMPION: Karya seni lampion yang dipamerkan di UVJF dan hasilnya disumbangkan kepada anak kanker di Bali.
KARYA LAMPION: Karya seni lampion yang dipamerkan di UVJF dan hasilnya disumbangkan kepada anak kanker di Bali.

Sejumlah lampion dengan karakter yang unik ikut menghiasi panggung Ubud Village Jazz Festival (UVJF) di di STHALA Ubud Portfolio, Gianyar. Karya itu dibuat oleh kelompok perempuan yang berkesenian di Bali, Iluh Bali Art Group.

 

ILUH Bali Art Group ambil bagian dalam festival musik jazz yang digelar Jumat (2/8) hingga Sabtu (3/8) setelah perhelatan sebelumnya juga terlibat langsung. Kali ini, Iluh Bali menampilkan karya seni berupa lampion yang dipamerkan dan menghiasi sudut-sudut area di mana UVJF berlangsung.

 

Setidaknya ada mencapai 110 buah lampion yang dihasilkan dari 79 seniman. Iluh Bali turut menggandeng seniman lain yang berasal dari berbagai latar belakang bidang keahlian seni, gender, lintas usia, mulai dari seniman yang baru memulai karir hingga seniman profesional.

 Baca Juga: Bereksplorasi Lagi, Kali Ini Iluh Bali Suguhkan “Love Is Us” di UVJF 2024 dan Siap Menebar Energi Cinta

”Bagi Iluh Bali, semua orang berhak mendapatkan kesempatan berkesenian yang sama dan untuk selalu berbuat baik tanpa khawatir dengan sekat-sekat sosial yang ada,” ujar penanggung jawab Iluh Bali Dyah Ayu Wulandari, Sabtu (3/8).

 

Seluruh karya ini juga diperjualbelikan selama perhelatan selama dua hari tersebut. Lampion dijual langsung di lokasi festival dan juga secara on line. Sebagian dari hasil penjualan karya-karya tersebut akan disumbangkan kepada Yayasan Peduli Kanker Anak Bali (YPKABALI). 

 

Bagi Wulan, semangat berkarya dan berbagi oleh para seniman serta semua pihak yang terlibat, memperlihatkan bahwa seni dapat menjadi media untuk saling menghubungkan satu dengan lainnya. ”Seni tidaklah jauh dari hal-hal kemanusiaan yang dapat berdampak langsung kepada masyarakat,” tambahnya. 

 Baca Juga: Ribuan Penggemar Jazz Nikmati Musik Berkualitas di UVJF 2022

Dalam kesempatan ini, Wulan memberi judul pada karyanya “Momentum” dan “Lekat”. Ada pula karya dari seniman lain, seperti Mira El Amir, Sandat Wangi, Kadek Novi Sumariani, Lampu Rio, Evekoss, Puhan Ayu, Ayu Sri Rejeki, Pansaka, hingga Geofany Tambunan.

 

Sementara itu, Ubud Village Jazz Festival merupakan event destinasi jazz Asia dan sebagai magnet pariwisata, kreatif, edukasi musik jazz. Semenjak 2013, UVJF dilaksanakan dengan bertaraf internasional. Festival ini di organize  oleh generasi muda lokal Bali dengan melibatkan berbagai bisnis lokal di semua lini, dari alat musik musisi hingga kostum batik, desain hingga seni rupa.

 

Event ini mengusung konsep “go green” dengan melarang penggunaan plastik sekali pakai untuk stand makanan dan bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk pengolahan dan pemilahan sampah. ***

 

 

Editor : Made Dwija Putera
#uvjf 2024 #Iluh Bali Art Group #Seniman Perempuan #festival jazz