Putu Diah Pradnya Maharani anggota Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali termuda yang dilantik kemarin (2/9). Tergolong generasi z, sudah menjadi wakil rakyat berasal daerah pemilihan (dapil) Gianyar.
KENAKAN kebaya bermotif emas dan mengenakan kalung berwarna putih, perempuan 22 tahun itu dilantik dan disumpah menjadi anggota DPRD Bali bersama 54 anggota lainnya. Putu Diah Pradnya Maharani atau yang akrab disapa Gek Diah maju sebagai caleg pemilihan legislatif (pileg) dapil Gianyar memperoleh suara 133.868.
Menjadi peraih suara terbanyak. Maklum, tidak lepas dari peran ayahnya (I Made Agus Mahayastra) merupakan mantan nomor orang satu di gumi seni itu (julukan kabupaten Gianyar). Ayahnya merupakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Gianyar dan di Pilkada ini kembali maju sebagai Calon Bupati Gianyar.
”Saya tidak memungkiri tentu ada privilege di sana (ayahnya). Tapi saya ingin menggunakan benar dengan baik dan oleh karena itu saya bersyukur sekali untuk umur terutama karena mungkin masih muda ya kalau saya lahir 3 hari telat itu tidak bisa apa masuk begitu. Saya bersyukur sekali bisa cukup umur dan juga sudah lulus juga kuliah jadi bisa full mengabdi untuk masyarakat Bali,” tutur Gek Diah.
Walau masih muda, Gek Diah berkecimpung di organisasi dan mengikuti berbagai lomba akademis maupun non akademik. Di antaranya ia menjabat sebagai berkecimpung di HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Gianyar dan juga organisasi Barista Gianyar (Baristag). Perempuan kelahiran 30 Oktober 2002 ini seorang barista yang telah bersertifikasi. Selain itu Gek Diah juga seorang model.
Disinggung mengenai komisi di DPRD Bali? ia belum mengetahui dan juga belum ada rencana untuk membidik komisi. Kendati demikian banyak belajar dari senior-senior yang telah berpengalaman juga. Serta tokoh-tokoh yang luar biasa yang sudah Gek Diah temui.
”Untuk komisi Saya mungkin belum ada pikiran yang pas, karena ini juga baru pelantikan yang pasti saya ingin bisa menyuarakan suara-suara masyarakat untuk memajukan Bali ke depan mungkin khususnya kalau untuk saat ini mungkin di bidang sosial. Saya juga banyak sekali menemui masyarakat-masyarakat khususnya yang disabilitas, dan juga teman-teman barista serta anak-anak lembaga pelatih kerja (LPK),” jelasnya.
Baca Juga: Perlindungan Anak dan Perempuan jadi Perhatian, DPRD Bali Ajak Rombongan Jurnalis Belajar ke Jawa Timur
Gek Diah hadir bersama bersama orang tuanya I Made Agus Mahayastra (Mantan Bupati Gianyar) dan Ida Ayu Surya Adnyani (ibunya), serta anggota keluarga yang lain dan teman-temannya. Lebih lanjut dijelaskan, peran orang tuanya mendukung langkah yang ia pilih termasuk dalam dunia politik di usia yang belia.
Tidak ada paksaan, murni pilihan hatinya menjadi wakil rakyat karena kecintaan di bidang sosial dan wirausaha. ”Untuk orang tua, saya sangat bersyukur sekali karena mereka tidak memaksakan apa pun, dan selalu mendukung saya dalam segi apa pun itu mulai dari di sekolah, saya ikut Olimpiade. sampai sekarang masuk ke politik mereka Sangat sportif sekali,” tandasnya. ***
Editor : Made Dwija Putera