Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Keren! Di Tabanan Kaum Difabel Dilibatkan Sebagai Relawan Demokrasi Pilkada

Juliadi Radar Bali • Selasa, 26 November 2024 | 02:05 WIB
RELAWAN DEMOKRASI : I Putu Panji Adnyana Putra penyandang disabilitas yang menjadi relawan demokrasi di Pilkada Tabanan. (juliadi/radar bali)
RELAWAN DEMOKRASI : I Putu Panji Adnyana Putra penyandang disabilitas yang menjadi relawan demokrasi di Pilkada Tabanan. (juliadi/radar bali)

Sebanyak enam orang penyandang disabilitas di Tabanan masuk menjadi relawan demokrasi pilkada. Relawan demokrasi merupakan perpanjangan tangan KPUD daerah untuk sosialisasi tahapan pemilu dan meningkatkan partisipasi pemilih. 

SALAH  satu penyandang disabilitas yang menjadi relawan demokrasi untuk Pilkada Tabanan adalah I Putu Panji Adnyana Putra. Pria asal Desa Perean, Baturiti, Tabanan, ini bersama lima orang penyandang disabilitas lainnya. 

Menurutnya, ketertarikan menjadi relawan demokrasi bukan tanpa alasan, selain ingin mensukseskan hajatan pesta demokrasi Pilkada Tabanan. Juga ingin menghapus stigma buruk terhadap kaum penyandang disabilitas. 

Selama ini penyandang disabilitas dikesampingkan, akan tetapi menurut aturan undang-undang mereka memiliki hak suara yang sama ditengah masyarakat. 

"Saya termotivasi ikut sebagai relawan demokrasi, karena ingin memberikan informasi kepada teman sesama difabel. Bahwa mereka memilik hak untuk memilih di Pilkada," ujar penyandang disabilitas berusia 24 tahun itu, Minggu (24/11).

Diakui Panji, ini baru pertama kali menjadi relawan demokrasi, bahkan ia sudah bekerja selama dua bulan penuh terlibat dalam hal sosialisasi Pilkada Tabanan. 

Dalam bekerja sebagai relawan demokrasi tidak ada materi atau bahan secara khusus yang dibawa. Namun ia lebih melakukan sosialisasi kepada sesama kalangan penyandang disabilitas. 

Sosialisasi yang pihaknya lakukan seperti tahapan pilkada, menggunakan hak pilih untuk tidak golput hingga mengajak kalangan disabilitas untuk merayakan pesta demokrasi penuh kedamaian. 

"Kedepan harapan kami lebih banyak kaum difabel yang diajak ikut dalam relawan demokrasi oleh penyelenggara pemilu," pintanya.  

Hal yang sama pula diakui oleh penyandang disabilitas Dewa Gede Wiratama penyandang disabilitas asal Banjar Dinas Panti, Desa Kediri. 

Ia mengaku termotivasi menjadi relawan demokrasi karena mendapat tawaran dari KPUD Tabanan. 

"Tawaran itu membuat kami tertarik, sehingga total ada enam orang rekamannya sesama penyandang disabilitas ikut menjadi relawan demokrasi," akunya difabel berusia 28 tahun. 

Menjadi relawan demokrasi penuh suka duka pihaknya lalui meski dengan keterbatasan fisik. Misalnya soal materi, mau tidak mau harus banyak belajar tentang tahapan dan jadwal pilkada. 

Di kalangan difabel kebanyakan hampir semua soal tahu soal pilkada. Hanya waktu dan jadwal memilih hingga lokasi TPS tempat mereka memilih yang mereka tidak tahu. 

"Materi-materi ini seperti ini kami sosialisasi, sehingga saat sosialisasi kadang kami bawa semacam catatan," ucapnya. 

Kendati selama dua bulan bekerja, menjadi relawan demokrasi membuktikan bahwa kaum difabel ikut peran aktif dalam kegiatan pemilu. 'Kedepan mudah-mudahan terus kami dilibatkan menjadi relawan demokrasi," tandasnya. 

Sementara itu Ketua KPUD Tabanan I Wayan Suwitra mengatakan saat ini ada sebanyak 360 orang relawan demokrasi yang bertugas di Pilkada Tabanan. 

Mereka relawan demokrasi ini bekerja melakukan sosialisasi ditengah masyarakat, Meski saat masa tenang mereka tetap bekerja untuk mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya. Relawan demokrasi ini bekerja untuk meningkat jumlah partisipasi pemilih. 

"Jadi yang menjadi relawan demokrasi ini semua segmen. Yakni disabilitas, ibu-ibu, bapak-bapak, pemuda dan kami libatkan generasi Z," pungkasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#tabanan #pilkada #relawan