PADA Tumpek Wariga atau lazim disebut Tumpek Uduh merupakan hari untuk memberi penghormatan kepada alam dan lingkungan, khususnya tumbuh-tumbuhan menjelang perayaan Hari Raya Galungan. Tumpek ini jatuh Saniscara kliwon wuku Wariga. Umat Hindu di Bali pada umumnya mengucap rasa syukur pada tumbuh-tumbuhan dengan cara menghaturkan sesajen berupa ‘Bubuh Sumsum’ dan sebuah Canang. Sabtu (31/8) Pemerintah Kota Denpasar melakukan persembahyangan di Pura Agung Lokanatha Lumintang, sekaligus penghormatan kepada tumbuh-tumbuhan. Perayaan Tumpek Wariga juga merupakan penjabaran dari salah satu inti konsep Tri Hita Karana, yakni membangun hubungan harmonis antara manusia dengan alam. Supaya pohon-pohon tumbuh subur, berbuah maupun berbunga sehingga bisa dimanfaatkan untuk keperluan Hari Suci Galungan. ***
Editor : Made Dwija Putera