TABANAN, Radar Bali – Ingin menikmati hidangan makanan India, tak perlu jauh-jauh harus terbang ke Negara India.
Umumnya di Bali dan khususnya di Tabanan, ada sebuah resto yang menyajikan menu makanan Hindustan.
Resto itu bernama Kurnia Seafood Bali lokasinya berada tak jauh dari Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot yang berada di Jalan By Pass Tanah Lot, Dusun Beraban, Desa Beraban, Kediri, Tabanan.
Beragam menu makanan disajikan di Kurnia Seafood Bali dengan luas area resto mencapai satu hektar.
Untuk varian makanan menu seafood yang disajikan mulai dari Clam with Padang Sauce, Grilled Squid With (Rujak sambal), smoke wrapped crab, gurami ala thai, prawn with special kurnia sauce, seafood mawut, smoked water, spinach dan berbagai menu makanan khas lokal lainnya.
Yang menarik lagi, di Kurnia Seafood Bali ternyata juga menawarkan makanan khas India. Yakni makanan Masala Dosa, Plain Dosa, Butter Chicken, Gulab Jamun, Navratan Briyani hingga Lamb Masala.
General Manager Kurnia Seafood Bali Adhi Saputra mengatakan, Kurnia Seafood Bali telah buka kembali sejak dua tahun yang lalu. Memang sempat resto ini terhenti sementara waktu operasional akibat pandemi Covid-19.
“Nah tahun 2023 ini untuk kami tahun kedua sudah berjalan, Alhamdulillah pariwisata mulai bangkit, ekonomi mulai pulih. Para tamu pun sudah banyak berdatangan ke Bali untuk berlibur,” kata Adhi, Sabtu (23/12).
Meski banyak restoran di Tabanan sudah mulai membuka usaha mereka, namun beberapa point keunggulan yang ada di Kurnia Seafood Bali. Di antaranya citra rasa dari makanan sendiri yang legendaris memakai bumbu dan rempah nusantara.
Bahkan ada rempah dari Bali yakni bunga kecombrang yang pihaknya gunakan. Untuk harga sendiri relatif terjangkau.
“Keunggulan lainnya luas areal parkir yang luas, di mana mampu menampung sekitar 30 bus. Sedangkan untuk kendaraan Pribadi sekitar 150 mobil. Kemudian juga letak yang strategis pariwisata primadona di dekat DTW Tanah Lot,” ungkapnya.
Selain makanan, Kurnia Seafood Bali juga menyediakan tempat untuk kegiatan atau keperluan rapat, gathering dan meeting.
“Kami punya meeting room yang mampu menampung jumlah peserta sekitar 200 orang (bed). Jadi meeting room kami sudah banyak yang memakai. Seperti pertemuan KPU dan Bawaslu,” jelasnya.
Telah berjalan, Kurnia Seafood Bali saat ini telah mampu membuka lapangan pekerjaan bagi warga lokal yang ada di Tabanan. Dimana saat ini warga lokal yang terserap sekitar 70 persen.
Adhi menambahkan, induk perusahaan resto dari Kurnia Seafood bernama Kurnia Village. Baru kemudian Kurnia Seafood Bali sebagai brand seafood, lantaran karena permintaan dan terus berkembang sehingga mendirikan Indian Kurnia Resto.
Sejauh ini sudah ada empat cabang dari resto kurnia, yakni berada di Jogja, Semarang, Bandung dan Bali.
“Kita maunya melebarkan sayap lagi untuk membuka usaha di Bali. Mudah-mudah bisa terwujud kepingin di daerah Denpasar dan daerah Kuta Badung,” pungkasnya. (uli)
Editor : Rosihan Anwar