DENPASAR, radarbali.id - Apa yang kamu ketahui tentang narkoba? Narkoba yaitu narkotika dan obat-obatan yang bersifat adiktif bisa menimbulkan dampak negatif untuk kesehatan fisik dan mental penggunanya apabila disalahgunakan.
Obat-obatan tersebut mempunyai senyawa dan mempunyai fungsinya masing-masing. Oleh sebab itu, tidak boleh digunakan sembarangan tanpa pengawasan dari dokter. Apabila disalahgunakan, bisa menyebabkan ketergantungan hingga kematian. Lalu, apa saja bahaya narkoba untuk kesehatan fisik dan mental? Simak yuk
Bahaya dan Dampak Negatif Narkoba
Ada beberapa bahaya yang ditimbulkan jika narkoba disalahgunakan diantaranya:
- Melemahkan sistem imun
Menurut penelitian Clinical Microbiology Reviews mengatakan bahwa penyalahgunaan narkoba, seperti opium, kokain, dan ganja, bisa pengaruhi sistem imun baik secara langsung maupun tidak langsung. Saat imun tubuh melemah, maka lebih berisiko terserang berbagai infeksi penyakit.
- Rentan terkena AIDS
Sistem imun pada tubuh menurun maka rentan terkena AIDS. AIDS yaitu kondisi yang diakibatkan human immunodeficiency virus (HIV) menyerang sistem kekebalan tubuh. Penggunaan narkoba yang mengalami sistem imunnya lemah, virus HIV akan lebih mudah masuk tubuh tanpa perlawanan berarti. Penyakit AIDS bisa menular melalui hubungan seksual dan jarum suntik.
- Gagal jantung
Penyalahgunaan narkoba bisa mengganggu kinerja jantung. Menurut penelitian The American Journal of Medicine, penyalahgunaan sabu, alkohol, dan opioid bisa meningkatkan risiko gagal jantung. Bahkan, peluang terkena gagal jantung pada pengguna narkoba sama seperti dengan orang yang menderita penyakit komorbid seperti kelainan irama jantung, penyakit jantung iskemik, dan penyakit ginjal kronis.
- Gangguan Liver
Narkoba seperti sabu,ganja dan kokain bisa menjadi racun untuk liver. Hal tersebut, sangat membahayakan liver, sebab fungsi utama liver sebagai penawar racun dalam tubuh. Jika menyalahgunakan jenis narkoba tersebut, bisa mengganggu fungsi hati sehingga tidak bisa bekerja dengan baik. Jika liver tidak berfungsi secara maksimal, maka akan rentan terkena infeksi
- Gangguan pada Otak
Narkoba membahayakan kinerja pada otak, karena racun yang terkandung pada narkoba bisa menyerang sel-sel dalam otak. Dalam kondisi tertentu, setelah mengkonsumsi narkoba otak dapat mengalami hipoksia (kekurangan asupan oksigen) dan overdosis. Selain itu, narkoba dapat membuat otak mengalami cedera traumatis, stroke, penyusutan dan lainnya.
- Mengalami gangguan sistem pencernaan
Narkoba jenis sintetis misalnya ekstasi bisa berbahaya untuk pencernaan, karena bisa memicu komplikasi pembuluh darah pada lambung. Terkadang gejala gangguan pencernaan sulit terdeteksi sama seperti anemia, kolesistitis, porfiria akut, dan nefrolitiasis.
- Mengalami gangguan kognitif
Menyalahgunakan narkoba dapat mempengaruhi kemampuan berpikir atau fungsi kognitif. Sehingga akan mengalami kesulitan dalam belajar, mengingat, konsentrasi dan memahami sesuatu. Bahkan, sulit mengendalikan dorongan atau impuls dari dalam diri
- Depresi
Penyalahgunaan narkoba bisa menyerang mental seseorang. Beberapa orang dengan gangguan kesehatan mental sekaligus mengalami ketergantungan narkoba. Menurut National Institute of Health Sciences mengatakan bahwa sekitar sepertiga orang dengan depresi juga memiliki masalah dengan alkohol dan obat-obatan terlarang. Narkoba bukan penyebab satu-satunya gangguan jiwa. Namun, reaksi otak sesudah terkena narkoba bisa berdampak buruk pada pola pikir dan mood. Zat narkoba bisa memicu intensitas rasa sepi, sedih, dan putus asa. Emosi seperti itu banyak ditemukan pada penderita depresi.
Bagaimana Ciri-ciri Orang yang Ketergantungan Narkoba?
Berikut ini ciri-ciri seseorang yang sudah ketergantungan narkoba:
- Pengguna merasa tidak ingin obat-obatan yang lain untuk pemulihan
- Ketika berhenti mengkonsumsi narkoba, muncul rasa depresi, pusing, keringat dingin, kebingungan, nyeri perut hingga bergetar.
- Tidak dapat lepas dari ketergantungan narkoba.
- Kehilangan minat dan hobi yang sebelumnya disukai
- Sering melakukan kegiatan berbahaya, keinginan untuk menyayat lengan.
- Sulit untuk tidur
- Kondisi fisik tubuh yang melemah dan tidak terkendali
- Berat badan turun drastis atau gemuk
- Ketergantungan dengan zat lain seperti alkohol
- Menambah dosis ketika mengonsumsi obat-obatan
Bagaimana Pengobatan dan Penyembuhan Ketergantungan Narkoba?
Untuk memulihkan dari ketergantungan narkoba, perilaku dari pengguna narkoba perlu diubah. Oleh sebab itu diperlukan terapi pengubahan perilaku, dan rehabilitasi narkoba. Menurut dokter spesialis kejiwaan, dr. R. Windi Rachmawati Kusumah, Sp.KJ, mengatakan bahwa pengobatan narkoba fokus pada detoksifikasi pada lingkungan dan sosial, rehabilitasi medik, dan rehabilitasi perilaku.
Detoksifikasi terhadap lingkungan dan sosial pasien menjadi langkah awal pemulihan sebelum rehabilitasi dilakukan. Tahap ini mudah gagal apabila pasien kembali berinteraksi di lingkungan yang terdapat narkoba.
Kemudian, rehabilitasi medik dengan substitusi obat pengganti supaya bisa pulih dari ketergantungan narkoba. Selanjutnya, pada rehabilitasi perilaku dan psikologis pasien yang harus dibantu dari berbagai pihak, misalnya keluarga, teman dan pengawasan psikolog maupun psikiater.
Bahaya Narkoba Dapat Dipulihkan Melalui Bantuan Psikolog dan Psikiater
Salah satu dampak narkoba, psikotropika dan zat, adiktif lainnya lebih cenderung mengalami gangguan mental.
Ketergantungan yang berkepanjangan bisa dipulihkan melalui proses rehabilitasi narkoba dan konsultasi secara berkala dengan psikolog maupun psikiater untuk memperbaiki pola hidupnya. Kamu bisa mengunjungi tempat rehabilitasi narkoba di Lentera Bersinar Indonesia. Silahkan lakukan konsultasi mengenai permasalahan yang dialami untuk menemukan solusi yang terbaik.
Demikianlah informasi mengenai bahaya narkoba untuk kesehatan fisik dan mental. Jaga dirimu dari narkoba. Jika sayang pada dirimu dan keluarga. Apabila sudah ketergantungan lebih baik konsultasikan di tempat rehabilitasi narkoba. Supaya pulih dari ketergantungan dan terhindar dari bahaya yang lebih mematikan.
Buat kamu yang tinggal di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi bisa langsung datang ke Lentera Bersinar Indonesia karena disini kamu bisa mengakses layanan rehabilitasi narkoba premium terbaik di Indonesia.Refrensi:https://rehabilitasinarkoba.id/ ***
Editor : M.RidwanSumber : radarbali.id