Tiga Jam Penukaran Uang Pecahan Baru di Bandara Ngurah Rai Ludes Rp 800 Juta
Marsellus Nabunome Pampur• Kamis, 28 Maret 2024 | 16:30 WIB
GEMBIRA: Salah seorang warga calon penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai semringah setelah selesai menukarkan uang baru di kas keliling (28/3/2024).
BADUNG,radarbali.id - Bank Indonesia Provinsi Bali kembali membuka layanan penukaran uang menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah dilakukan di beberapa titik, Rabu (27/3), layanan penukaran uang tersebut juga disediakan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Tepatnya di dekat terminal Kedatangan dan Keberangkatan Domestik.
Layanan penukaran uang itu, memantik minat masyarakat yang langsung menyerbu mobil penukaran uang milik Bank Indiensia Provinsi Bali.
Layanan penukaran uang tersbut mulai dibuka pada pukul 10.00 WITA hingga pukul 13.00 WITA. Selama kurang lebih tiga jam, uang yang disediakan oleh BI Provinsi Bali sebanyak Rp800 juta langsung ludes ditukar oleh warga.
Mereka menukarkan uang pecaha Rp100 ribu ke pecahn yang lebih kecil. Mulai dari pecahan Rp50 ribu, Rp20 Ribu, Rp10 ribu, Rp5 ribu, Rp2 ribu dan seribu rupiah.
Yusuf Wicaksono, selaku Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah, BI Provinsi Bali menjelaskan, di pos Bandara I Gusti Ngurah Rai, BI menyediakan 200 paket penukaran.
Dimana 100 paket disediakan untuk warga yang mendaftar melalui aplikasi Pintar. Sedangkan 100 paket lainnya disediakan untuk warga yang langsung melakukan penukaran di lokasi tanpa mendaftar di apliaksi terlebih dahulu. Warga juga hanya boleh menukar uang dengan nominal maksimal Rp4 juta per KTP.
Untuk dua paket yang disediakan, nominal uang yang disediakan oleh BI Provinsi Bali sebanyak Rp800 juta. "Di bandara hari ini ada 200 paket, atau 800 juta," katanya di lokasi penukaran.
Dijelaskannya bahwa Bank Indonesia Provinsi Bali memilih Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, khususnya di terminal Domestik sebagai salah satu lokasi penukaran karena menjadi tempat keluar masuknya masyarakat di Bali.
"Ini memilih di bandara karena untuk menyambut mudik di bandara. Diharapkan yang datang lebaran di Bali atau yang lebaran di luar Bali melalui terminal domestik bisa tukar uang dulu," ujarnya.
Dijelaskannya bahwa Bank Indonesia menyiapkan uang tunai yang akan ditukar masyarakat di seluruh Bali sebanyak Rp3,27 Triliun.
Layanan dibuka di 208 titik seluruh Bali, termasuk perbankan. Layanan penukaran uang ini akan berlangsung hingg tanggal 3 April 2024 mendatang.
"Ini sampai tanggal 3 menjelang lebaran. Tanggal 1-3 April pelayanan kas bersama di lapangan Puputan Badung, Denpasar," pungkasnya.
Sementara itu, salah satu warga bernama Laras yang ikut menukarkan uanng mengatakan bahwa layanan ini sangat membantu warga yang ingin mudik ke kampung halaman. "Saya menukar uang untuk nanti dibagikan kepada adik-adik dan keponakan saat mudik," akunya.***