Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Uniknya Vespa Kayu Jati Kreasi Seniman Asal Jembrana, Ngeri, Begini Banderolnya

Marsellus Pampur • Rabu, 12 Juni 2024 | 10:58 WIB
Vespa antik dan unik dari bahan kayu jati yang dipamerkan di event pembukaan Sanur (11/6/2024).
Vespa antik dan unik dari bahan kayu jati yang dipamerkan di event pembukaan Sanur (11/6/2024).

DENPASAR,radarbali.id –Tampilan motor Vespa antik jenis Bajaj keluaran tahun 1976 tersebut memikat perhatian pengunjung di event pembukaan Bali Jagadhita. Event tersebut digelar di The Meru Sanur, Denpasar Selatan, Senin (11/6/2024). 

Bukan tanpa alasan, Vespa yang dipajang di ruang pameran UMKM ini body dan sejumlah sparepart bagian luarnya terbuat dari kayu murni.

Kayu yang dipakai merupakan kayu jati asli. Menariknya lagi, selain jenis kayu yang digunakan sangat berkualitas, ukiran Bali pada beberapa bagian body juga menambah kesan tingginya sentuhan seni pada sepeda motor tersebut. 

Kreator sepeda motor kayu ini sendiri adalah seniman kayu asal Medewi, Jembrana, Banjar Delod Setra bernama I Putu Edit Andi Pratama.

Ditemui di lokasi, Suci Yasmita Dewi, selaku istri dari Andi Pratama menceritakan asal muasal diciptakannya Vespa berbahan kayu jati tersebut. Dia menjelaskan, bahwa Vespa ini dikerjakan selama kurang lebih dua tahun oleh sang suami.

"Pengerjaannya manual termasuk ukirannya," katanya di lokasi itu. Ide pembuatan Vespa kayu ini bermula saat sang suami menonton sebuah acara talk show di televisi yang menayangkan kreasi sepeda motor kayu.

 Baca Juga: Sekaa Kesenian di PKB XLVI Wajib Tandatangani Pakta Integritas Sampah, Disbud Bali Siap Blacklist Pelanggar

Andi Pratama kemudian mencoba membuatnya sendiri. Berbekal pengetahuannya sebagai tukang kayu, pria lulusan STM itu mulai mengumpulkan bahan, terutama kayu jati yang akan dipakai. Seb

"Awalnya bikin jam tangan kayu saja. Namun, di kebun ada kayu jati yang gak dipakai dan di rumah ada Vespa. Akhirnya dia coba," bebernya.

Seyelah dua tahun dikerjakan dengan teliti, Vespa kayu jati dengan ukiran Bali itu pun tercipta. Hasil kerja keras itu kini mulai membuahkan hasil. Vespa itu mulai kebanjiran peminat yang menawar dnegan harga menggiurkan.

Menurut Yasmita Dewi, sejauh ini, tawaran tertinggi datang dari seorang yang ingin membeli di nominal Rp80 juta.

Namun, Karena biaya produksi cukup tinggi, Vespa antik itu belum dilepas. "Kami tawarkan di angka 150 juta. Karena biaya produksi sekitar di 60 sampai 70 juta. Bahan baku gak banyak, tapi waktu dan idenyanya itu yang gak ternilai," beber Yasmita.

Selain membuat Vespa Kayu, sejatinya Yasmita bersama suaminya juga menciptakan jam tangan kayu.

 Baca Juga: Ggegara Dana Bos Pas-Pasan, SDN 2 Pelapuan, Buleleng, Krisis Bangku, Ini Tindakan Disdikpora

Hasil kreasi itu dijual ke media sosial dengan harga ratusan ribu, tergantung bahan kayu yang digunakan.***

Editor : M.Ridwan
#radar bali #vespa antik #unik #Bahan Kayu #jati #bajaj