DENPASAR, radarbali.id – PT Sarana Dewata adalah salah satu jasa dekorasi, penyewaan peralatan pesta dan rias pengantin dan catering yang masih bertahan di usianya yang nyaris 30 tahun, tepatnya 25 Agustus 1995.
Usaha ini dipimpin langsung oleh pasangan suami istri H. Rully Soripada dan Hj Dewi Sinaryati beralamat di Jalan Akasia No 16X dan 19X Denpasar.
Rully, demikian sapaan akrabnya mengawali usaha ini dengan menyewakan 4 unit tenda, 100 kursi, dan 10 meja buffet.
Usaha ini terus berkembang seiring semakin luasnya kebutuhan penyewaan peralatan upacara, seperti pernikahan dan even dengan sistem layanan one stop service.
Mengusung motto: ”Kami Ada Karena Anda, dan untuk Anda (pelanggan)”, yang melayani semua kebutuhan pesta dan upacara.
”Karena Bali ini daerah pariwisata yang adat dan budayanya sangat beragam, jadi banyak sekali acara yang memerlukan dekorasi dan peralatan pesta upacara seperti tenda, meja, kursi dan catering,” ungkap H. Rully yang selalu didampingi sang istri kepada radarbali.id belum lama ini.
Usaha terus berkembang dan order semakin padat di medio tahun 2018-an. Namun ketika pandemi Covid-19 melanda dunia pada akhir 2019, usahanya juga terkena dampak.
”Saat Covid 19 melanda, kami pun terkena dampak, namu terus bertahan dan pasca korona kami bangkit lagi, meski saat ini semakin banyak bermunculan jasa seperti kami tekuni ini,” ungkap H. Rully.
Rully menyebut sudah ratusan even di layani hampir di seluruh Bali, NTB dan NTT. Bahkan dipercaya melayani acara-acara Kepresidenan.
”Hingga saat ini lebih dari 300 Perusahaan di Bali, Lombok dan Sumbawa telah menjadi pelanggan loyal kami,” ungkap H. Rully.
“Acara Kepresidenan seperti penyerahan sertifikat tanah program Prona dan bahkan rapat Kabinet dan seluruh Gubernur di Istana Tampak Siring Gianyar pun kami layani,” tukas sosok pria yang suka menyetir mobil sendiri ini.
Termasuk e-ticketig di Pelabuhan Gilimanuk pernah memakai jasanya dalam durasi yang panjang, kontestasi Kicau Mania, pemecahan rekor Zumba Dance dan acara keagamaan lainnya.
“Termasuk catering acara-acara Duta Besar di Bali punpernah kami yang handel,” tutur H Rully.
Memang diakui, pasca Covid-19 pelayanan tak sepadat sebelumnya. Terlebih pertumbuhan dan persaingan di bisnis ini semakin banyak, sehingga pihaknya harus melakukan langkah-langkah kreatif dan inovatif untuk dapat terus bersaing.
Salah satunya melakukan digitalisai promosi dan peremajaan peralatan dan sistem order yang lebih mudah bagi setiap customer (pelanggan).
”Kami terus bersyukur usaha jasa ini tetap bertahan hingga sekarang meski kondisi saat ini hampir semua usaha harus melakukan efisiensi,” ucapnya.
Tentu pihaknya juga mengakui pelayanan tidak mungkin selalu sempurna. Sehingga terus perbaiki kualitas layanan, peremajaan peralatan dan komplin pelanggan dilayani dengan memberikan diskon bahkan pembebasan pembayaran.
Pihaknya berharap usaha jasa ini berkembang kembali seiring sudah normalnya denyut pariwisata dan perekonomian di pulau dewata ini. ***
Editor : M.Ridwan