DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Setelah meluncurkan buku puisi berjudul 'Lara' di tahun 2016 silam, Tiga Setia Gara kembali hadir dengan karya terbarunya. Ialah novel 'Kasih Tubi' yang sudah terbit pada tahun 2024 ini.
Novel ini mengisahkan seorang gadis bernama Kasih Tubi. Biasanya monster yang ditakuti oleh anak-anak adalah monster di bawah kasur. Namun monster dihadapinya justru monster yang ada pada manusia.
"Dia menyalahkan diri sendiri atas kesialannya. Ibunya meninggalkan dia dari usia 2,5 tahun dan bapaknya memperkosa dia, begitu juga pamannya. Jadi dia merasa dikutuk," ujar perempuan 36 tahun ini, kemarin (27/7/2024) di Gramedia Teuku Umar, Denpasar.
Tragisnya, Kasih Tubi adalah harapan dari sang ibu agar ia mendapat kasih yang bertubi-tubi. Tapi hidup yang dilaluinya justru sebaliknya.
Secara keseluruhan, novel ini dipersiapkan selama lima tahun. Pasalnya, cerita Kasih Tubi mengangkat topik yang sensitif. Hanya saja penulisannya dilakukan selama delapan bulan nonstop ketika ia berada di Amerika Serikat dan diterbitkan oleh Penerbit Mata Kehidupan.
Ia pun membiarkan pembaca untuk berimajinasi apakah kisah ini terinspirasi dari kisah nyata karena saking perihnya, ataupun bukan.
Melalui Kasih Tubi, ia ingin para korban kekerasan dapat berani bicara. Apalagi seperti kisah dari Kasih Tubi yang disakiti oleh figur ayah yang harusnya melindungi sang anak.
"Harapan buat para korban di sana, buat speak up dan berani bicara. Jangan malu minta tolong. Saya bicara untuk semua para korban, entah laki-laki atau perempuan," kata Tiga.
Untuk diketahui, Tiga juga dikenal dengan karir bermusiknya. Disinggung lebih memilih bermusik atau menulis, ia mengaku saat ini lebih nyaman untuk menulis.
"Mungkin saya akan balik ke musik, tapi tidak tahun ini. Sekarang saya sedang menulis untuk terusannya kasih tubi," sambungnya.
Lebih lanjut, setelah mengadakan 'Meet & Greet and Book Signing' di Gramedia Teuku Umar, novel Kasih Tubi juga akan diperkenalkan ke kampus-kampus di Bali, Jakarta, hingga Bandung. (ari)
Editor : Rosihan Anwar