DENPASAR, radarbali.id - Menjadi berwibawa dan kharismatik di hadapan orang lain tentunya sangat penting dan diinginkan semua orang.
Namun, tak semua orang mengetahui bagaimna cara menjadi berwibawa seperti yang dimaksudkan tersebut.
Salah satu suri tauladan kita yang memiliki wibawa dan kharisma adalah Rasulullah Muhammad SAW.
Aura karismatik yang dimilikinya tentu saja membuat semua orang terpana hingga menuai cinta kasih untuknya.
Berikut ini sembilan cara membangun wibawa yang sering dilakuan Rasulullah semasa hidupnya.
- Rasulullah banyak diam dan hanya berbicara jika ada perlunya saja (HR.Muslim.68)
- Rasulullah senantiasa menghadapi lawan bicaranya dan menatap matanya (HR. Annasai. 5304)
- Tidak berdiri lebih dulu jika lawan bicaranya belum berdiri ( Shahih Al Adabil Mufrod hal. 254)
- Rasulullah pantang memotong pembicaraan orang lain (Al Muntaqa hal.72)
- Rasulullah tidak gila hormat dan tidak suka dipuji berlebihan (HR. Muslim 3002)
- Rasulullah tidak pernah duduk bersandar pada tiang dan tidak pernah bersandar di depan orang banyak ( HR. Aldarimi 518)
- Rasulullah ketika memberikan isyarat selalu menggunakan tangan, tidak pernah menggunakan mata atau alisnya (HR. Muslim 840)
- Rasulullah tidak pernah tergesa-gesa dalam hal apapun (HR. Attarmizi 118)
- Rasulullah tertawa dengan lembut, beliau tidak pernah tertawa terbahak-bahak.
Demikian sembilan cara yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari menurut ajaran Rasulullah.***
Editor : M.Ridwan