Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Disel Astawa Dukung Mendagri Larang Kepala Daerah dan Keluarga Pamer-pamer Model Flexing, ini Dampaknya

Ni Kadek Novi Febriani • Rabu, 17 September 2025 | 05:43 WIB
FLEXING: Ilustrasi gaya hidup mewah atau flexing yang jadi tren kalangan pejabat
FLEXING: Ilustrasi gaya hidup mewah atau flexing yang jadi tren kalangan pejabat

DENPASAR, radarbali.jawapos.com — Menghormati kondisi masyarakat, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah untuk tidak flexing (pamer kemewahan). Selain kepala daerah, keluarga pejabat juga diminta menahan diri.

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua I DPRD Bali, I Wayan Disel Astawa mendukung larangan tersebut dan meminta anggota DPRD Bali untuk tidak pamer kemewahan.

“Ya itu hal yang wajar. Kami juga tidak pernah ada flexing-flexing begitu,” ungkapnya saat ditemui usai Rapat Raperda Provinsi Bali tentang angkutan sewa khusus pariwisata berbasis aplikasi di Bali di Ruang Rapat Gabungan Lantai 3 Kantor DPRD Provinsi Bali pada kemarin (16/9/2025).

Selanjutnya, larangan dari Mendagri akan ia bicarakan dengan Ketua DPRD Bali supaya meminta anggota lainnya tidak flexing. Ikut prihatin juga dengan kondisi ekonomi saat ini bagian dari berempati.

“Nanti kami bicarakan dengan Pak Ketua. Berharap normal-normal sajalah. Sehingga tidak ada kesinggungan,” terang Politisi asal Partai Gerindra ini.

Disel tegas mengatakan akan mengikuti aturan Kementerian. Sebab, DPRD Bali ada di bawah Kemendagri.”Kami di bawah Kementerian dalam negeri, pasti kita akan ikuti sesuai dengan norma aturan,”tandasnya.***

Editor : M.Ridwan
#pamer kemewahan #Mendagri Tito Kanavian #flexing #disel astawa