Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

8 Makanan Manusia yang Berbahaya bagi Kesehatan Anjing

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 7 Mei 2026 | 09:01 WIB
8 jenis makanan manusia yang berbahaya bagi anjing peliharaan dan pertolongan pertama bila anjing Anda keracunan.
8 jenis makanan manusia yang berbahaya bagi anjing peliharaan dan pertolongan pertama bila anjing Anda keracunan.

 

RADAR BALI - Banyak pemilik hewan sering kali tergoda untuk berbagi makanan meja dengan anjing peliharaan mereka.

Namun, sistem pencernaan anjing sangat berbeda dengan manusia. Beberapa makanan yang sehat bagi kita justru bisa menjadi racun yang mematikan bagi mereka.

Berikut adalah delapan jenis makanan manusia yang harus dijauhkan dari jangkauan anjing:

ilustrasi cokelat
ilustrasi cokelat

Cokelat

Cokelat mengandung zat bernama teobromin dan kafein yang sangat sulit dicerna oleh anjing.

Konsumsi cokelat dapat menyebabkan muntah, diare, hingga gangguan detak jantung yang serius. Semakin gelap warna cokelat (dark chocolate), semakin tinggi tingkat racunnya.

bawang putih dan bawang merah berbahaya bagi anjing
bawang putih dan bawang merah berbahaya bagi anjing

Bawang Merah dan Bawang Putih

Baik dalam bentuk mentah, matang, maupun bubuk, keluarga bawang-bawangan dapat merusak sel darah merah anjing.

Hal ini dapat memicu anemia dan kegagalan organ jika dikonsumsi dalam jumlah banyak atau terus-menerus.

anggur dan kismis
anggur dan kismis

Anggur dan Kismis

Meskipun terlihat tidak berbahaya, anggur dan kismis dapat menyebabkan gagal ginjal akut pada anjing secara cepat. 

Hingga saat ini, zat spesifik di dalamnya yang menyebabkan keracunan masih terus diteliti, namun dampaknya sangat fatal.

ilustrasi alpukat
ilustrasi alpukat

Alpukat

Buah ini mengandung zat persin yang bisa menyebabkan penumpukan cairan di paru-paru dan dada anjing.

Selain itu, biji alpukat yang besar berisiko tertelan dan menyebabkan penyumbatan di saluran pencernaan.

keju dan es krim
keju dan es krim

Produk Susu (Keju, Es Krim, Susu Sapi)

Sebagian besar anjing memiliki intoleransi laktosa. Mengonsumsi produk turunan susu sapi dapat menyebabkan gangguan pencernaan parah, seperti perut kembung, diare, dan gatal-gatal pada kulit.

kacang makadamia
kacang makadamia

Kacang Macadamia

Hanya dengan memakan sedikit kacang macadamia, anjing bisa mengalami kelemahan pada kaki belakang, depresi, muntah, dan tremor (gemetar). Gejala ini biasanya muncul dalam waktu 12 jam setelah konsumsi.

permen karet dan makanan bebas gula
permen karet dan makanan bebas gula

Xylitol (Pemanis Buatan)

Pemanis ini sering ditemukan pada permen karet, selai kacang tertentu, dan makanan bebas gula.

Xylitol dapat menyebabkan lonjakan insulin yang ekstrem pada anjing, mengakibatkan penurunan gula darah drastis (hipoglikemia) hingga gagal hati.

tulang sapi matang dan lemak babi
tulang sapi matang dan lemak babi

Tulang Matang dan Lemak Berlebih

Tulang yang sudah dimasak menjadi rapuh dan mudah pecah saat dikunyah, sehingga dapat menusuk kerongkongan atau usus anjing.

Sementara itu, potongan lemak sisa daging dapat memicu peradangan pada pankreas (pankreatitis).

anjing tidak sengaja menelan makanan berbahaya bisa menjadi penentu antara keselamatan dan kondisi fatal.

Pertolongan Pertama Saat Anjing Keracunan Makanan

Segera Jauhkan Sisa Makanan

Ambil sisa makanan yang sedang dimakan agar tidak tertelan lebih banyak.

Amankan sisa makanan tersebut atau foto kemasannya untuk ditunjukkan kepada dokter hewan guna mengidentifikasi kandungan zat berbahaya dan takarannya.

Identifikasi Jenis dan Jumlah yang Dimakan

Coba perkirakan berapa banyak yang tertelan dan kapan kejadiannya. Informasi ini sangat krusial bagi dokter hewan untuk menentukan tingkat keparahan (misalnya: berapa gram cokelat atau berapa butir anggur yang tertelan).

Amati Gejala Fisik

Perhatikan tanda-tanda klinis yang muncul, seperti:

Muntah atau diare.

Gemetar (tremor) atau kejang.

Napas terengah-engah atau kesulitan bernapas.

Gusi berubah warna menjadi pucat atau sangat merah.

Lemas dan kehilangan keseimbangan.

Jangan Memaksa Anjing Muntah Tanpa Instruksi Medis

Penting: Jangan mencoba memicu anjing muntah (misalnya dengan air garam atau hidrogen peroksida) kecuali diperintahkan langsung oleh dokter hewan. Jika zat yang dimakan bersifat korosif atau tajam, memicu muntah justru bisa merusak kerongkongan.

Bilas Mulut (Jika Memungkinkan)

Jika anjing baru saja menyentuh makanan tersebut dan masih sadar sepenuhnya, Anda bisa mencoba membilas mulutnya dengan air bersih untuk menghilangkan sisa rasa atau zat yang menempel di gusi, asalkan anjing tidak dalam kondisi tersedak atau kejang.

Berikan Tablet Karbon Aktif (Norit)

Jika Anda memiliki tablet karbon aktif di rumah, ini bisa membantu menyerap racun di dalam pencernaan sebelum masuk ke aliran darah. Namun, pastikan anjing masih bisa menelan dengan baik dan segera konsultasikan dosisnya dengan ahli medis.

Segera Bawa ke Klinik atau Rumah Sakit Hewan

Waktu adalah kunci. Jangan menunggu gejala muncul karena beberapa racun (seperti pada anggur atau xylitol) bekerja merusak organ dalam secara perlahan namun pasti.

Klinik hewan memiliki peralatan untuk melakukan bilas lambung atau memberikan cairan infus guna menetralisir racun.

Catatan Keselamatan:
Selalu simpan nomor telepon darurat dokter hewan atau klinik 24 jam di kontak ponsel Anda agar tidak panik saat situasi darurat terjadi.

Jangan memberikan obat-obatan manusia (seperti parasetamol) kepada anjing karena obat tersebut justru bisa menjadi racun tambahan.

Selalu pastikan tempat sampah di rumah tertutup rapat agar anjing tidak "mencuri" sisa makanan yang berbahaya bagi mereka.***

Editor : Ibnu Yunianto
#pemeliharaan anjing #kesehatan anjing #tips perawatan anjing #pertolongan pertama hewan #makanan anjing