Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tips Dekorasi Japandi untuk Rumah Minimalis agar Terasa Luas dan Hangat

Dhian Harnia Patrawati • Jumat, 8 Mei 2026 | 13:27 WIB
Hunian gaya Japandi yang memadukan filosofi Wabi-sabi dari Jepang dan konsep Lagom atau Hygge dari Skandinavia
Hunian gaya Japandi yang memadukan filosofi Wabi-sabi dari Jepang dan konsep Lagom atau Hygge dari Skandinavia

RADAR BALI - Hunian yang tenang dan rapi kini menjadi impian banyak orang, terutama bagi mereka yang tinggal di tengah hiruk-pikuk perkotaan.

Salah satu gaya interior yang paling dicintai karena mampu menghadirkan suasana tersebut adalah Japandi.

Seperti namanya, Japandi merupakan perpaduan harmonis antara filosofi Wabi-sabi dari Jepang dan konsep Lagom atau Hygge dari Skandinavia.

Gaya ini bukan sekadar tren, melainkan sebuah cara hidup yang mengedepankan fungsionalitas tanpa mengorbankan estetika.

Berikut adalah elemen-elemen utama yang membuat dekorasi bergaya Japandi terasa begitu istimewa dan menenangkan:

furnitur bergaya Japandi biasanya memiliki profil yang rendah ke lantai
furnitur bergaya Japandi biasanya memiliki profil yang rendah ke lantai

1. Palet Warna Netral dan Hangat

Ciri khas utama Japandi adalah penggunaan warna yang menenangkan mata. Jika gaya Skandinavia murni sering kali didominasi oleh warna putih yang cerah dan dingin, Japandi memberikan sentuhan hangat melalui palet warna bumi (earth tones).

Anda bisa memadukan warna krem, abu-abu muda, serta cokelat kayu yang lembut. Kombinasi ini menciptakan kontras yang pas, tetap cerah namun terasa sangat akrab dan mengundang.

Penggunaan material kayu, terutama kayu berwarna terang seperti ek atau pinus, sangat dominan
Penggunaan material kayu, terutama kayu berwarna terang seperti ek atau pinus, sangat dominan

2. Furnitur Rendah dengan Garis Bersih

Menarik inspirasi dari tradisi Jepang, furnitur bergaya Japandi biasanya memiliki profil yang rendah ke lantai.

Penggunaan furnitur rendah ini memberikan kesan langit-langit rumah yang lebih tinggi dan ruangan yang lebih lapang.

Bentuknya pun sangat minimalis dengan garis-garis yang bersih, tegas, namun tetap memiliki sudut-sudut yang lembut untuk menjaga kenyamanan visual.

Dalam langgam japandi, penggunaan material kayu, terutama kayu berwarna terang seperti ek atau pinus, sangat dominan
Dalam langgam japandi, penggunaan material kayu, terutama kayu berwarna terang seperti ek atau pinus, sangat dominan

3. Material Alami sebagai Fokus Utama

Sentuhan organik adalah nyawa dari Japandi. Penggunaan material kayu, terutama kayu berwarna terang seperti ek atau pinus, sangat dominan.

Tidak hanya pada lantai, material alami ini juga hadir melalui bilah kayu vertikal atau wood slats yang sering digunakan sebagai partisi ruangan yang elegan dan modern.

Selain kayu, Anda juga bisa menambahkan tekstur melalui rotan, bambu, hingga kain linen pada tirai untuk memberikan dimensi yang kaya namun tetap sederhana.

rumah bergaya japandi memadukan fungsionalitas dengan estetika
rumah bergaya japandi memadukan fungsionalitas dengan estetika

4. Keseimbangan Antara Fungsi dan Estetika

Dalam Japandi, setiap barang yang diletakkan di dalam ruangan harus memiliki tujuan. Konsep ini mendorong kita untuk menerapkan minimalisme yang cerdas.

Rak buku terbuka sering digunakan sebagai penyekat ruang fungsional karena sifatnya yang tembus pandang, sehingga cahaya alami tetap bisa mengalir bebas ke seluruh sudut rumah.

Dengan mengurangi "kekacauan" visual atau clutter, rumah tidak hanya terlihat lebih rapi tetapi juga memberikan ruang bagi pikiran untuk beristirahat.

Berbeda dengan gaya urban jungle yang rimbun, Japandi lebih memilih satu atau dua tanaman dengan bentuk yang artistik dan proporsional
Berbeda dengan gaya urban jungle yang rimbun, Japandi lebih memilih satu atau dua tanaman dengan bentuk yang artistik dan proporsional

 

5. Kehadiran Elemen Hijau yang Minimalis

Untuk menyempurnakan oase di dalam rumah, kehadiran tanaman hijau sangatlah krusial.

Namun, berbeda dengan gaya urban jungle yang rimbun, Japandi lebih memilih satu atau dua tanaman dengan bentuk yang artistik dan proporsional.

Tanaman seperti Snake Plant (Lidah Mertua) atau Monstera dalam pot keramik minimalis sudah cukup untuk memberikan kesegaran alami tanpa membuat ruangan terasa penuh.

Dekorasi bergaya Japandi mengajarkan kita bahwa kecantikan sejati terletak pada kesederhanaan dan fungsionalitas.

Dengan memadukan ketegasan desain Skandinavia dan kelembutan tradisi Jepang, Anda bisa menciptakan sebuah hunian yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga menjadi tempat terbaik untuk pulang dan melepas penat.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Desain Interior Japandi #rumah modern minimalis #Dekorasi Japan Scandinavia #Tips Menata Rumah #tren interior 2026