Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gianyar I Gusti Ngurah Dibya Presasta mengatakan, pada Kamis (20/4), pebacarian kembali dilanjutkan. Pencarian dimulai pukul 08.00 WITA.
Petugas gabungan memulai pencarian dari pantai Cucukan Desa Medagan, Blahbatuh, Gianyar. Titik awal pencarian itu dilakukan di pantai itu karena lokasinya cukup landai untuk menurunkan rubber boat. "Patroli laut dibagi jadi 3 regu. Sedangkan penyisiran di tepi pantai dilakukan oleh 6 regu lainnya. Pencarian dimulai pukul 08.00 WITA," katanya.
Sayangnya, meski petugas gabungan telah berupaya maksimal melakukan pencarian, hingga pukul 18.00 WITA, korban belum juga ditemukan. Pencarian di laut menggunakan 3 unit rubber boat. "Hasilnya masih nihil," ujarnya.
Rencananya, pencarian akan kembali dilakukan besok oleh petugas gabungan. Sebelumnya diberitakan, seorang pria asal Rusia bernama Vladimir Kushnirenko, 33, dinyatakan hilang tersapu ombak di Pantai Saba, Blahbatuh, Gianyar. Kejadian itu terjadi pada Rabu (19/4) sore.
Kejadian itu bermula saat korban kelahiran 31 Agustus 1989 itu berangkat ke pantai Saba dari tempat tinggalnya di salah satu home stay di Ubud, Gianyar. Dia berangkat sekitar pukul 17.45 WITA bersama pasangannya bernama Nadezhda Bezmenova, 31.
Setibanya di pantai, dua warga negara asing itu langsung berenang. Saat mereka berenang, tiba-tiba datang gelombang tinggi. "Dan mereka mencoba berenang ke bibir pantai dengan sekuat tenaga," beber I Gusti Ngurah Dibya Presasta.
Korban lalu berupaya menyelamatkan rekan wanitanya. Dia meraih tubuh rekannya itu untuk berupaya menepi ke bibir pantai. Namun upayanya sia-sia. Korban kehabisan tenaga dan lelah. Walhasil, korban pun hilang tersapu ombak.
Sementara rekan wanitanya berhasil selamat sampai ke bibir pantai. Mendapati kejadian itu, rekan korban langsung berteriak meminta pertolongan warga. Namun karena kondisi sudah mulai gelap, posisi korban tak ditemukan lagi.
Hingga akhirnya warga melaporkan kejadian itu ke kepolisian Polsek Blahbatu Gianyar dan BPBD Gianyar. Dari laporan itu, tim gabungan tiba di lokasi untuk melakukan pencarian, dan hingga kini belum ditemukan. Editor : Donny Tabelak